Di era digital seperti sekarang, perilaku konsumsi masyarakat terus mengalami perubahan yang pesat seiring dengan perkembangan teknologi dan akses internet yang semakin luas. Berdasarkan data terbaru dari Kompas.com, jumlah pengguna media sosial di Indonesia telah mencapai 180 juta pengguna dan diprediksi akan terus bertambah setiap tahunnya.
Angka tersebut menunjukkan bahwa sebagian besar masyarakat Indonesia kini terhubung secara aktif melalui berbagai platform digital, baik untuk mencari informasi, berinteraksi, hingga mengambil keputusan pembelian.
Tingginya jumlah pengguna media sosial tersebut membuat banyak brand berlomba-lomba untuk melakukan pemasaran melalui platform digital. Iklan berbayar, kolaborasi dengan influencer, hingga kampanye konten kreatif menjadi strategi yang umum digunakan untuk menjangkau target audiens.
Namun, di tengah maraknya dominasi pemasaran digital, strategi promosi tidak hanya dapat bergantung pada satu media saja. Persaingan yang ketat di ranah online justru membuat brand perlu mencari cara lain agar tetap menonjol dan mudah diingat.
Faktanya, iklan di ruang publik tetap menjadi pilihan brand dalam membangun awareness mereka secara lebih masif. Pemilihan bentuk reklame seperti videotron dan billboard sebagai media iklan justru mampu memperkuat kampanye digital karena memiliki visibilitas luas dan menjangkau berbagai segmen masyarakat secara langsung.
Kombinasi antara strategi pemasaran melalui media sosial dan kehadiran fisik di ruang publik terbukti dapat meningkatkan kepercayaan serta daya ingat konsumen terhadap suatu brand.
Baca juga: Kalian Harus Tau! Perbedaan antara Marketing Konvensional dan Digital
Anda mungkin sudah tidak asing dengan berbagai jenis platform media sosial yang digunakan brand untuk pemasaran digital. Lantas, bagaimana dengan jenis-jenis reklame komersial yang sering Anda lihat di jalan raya atau pusat kota?
Dalam artikel ini akan dibahas berbagai jenis reklame secara lengkap, baik berdasarkan pengadaan, sifat, hingga tempat pemasangannya. Pemahaman yang tepat tentang jenis-jenis reklame akan memudahkan bisnis Anda memaksimalkan hasil iklan secara lebih terarah dan strategis. Mari kita simak bersama!
Jenis Reklame Berdasarkan Pengadaannya
Jika dilihat dari pengertiannya, reklame merupakan media yang digunakan untuk menyampaikan informasi pada masyarakat luas. Reklame terbagi menjadi dua berdasarkan pengadaannya sebagai berikut:
1. Reklame Komersial
Tujuan dari jenis reklame komersial adalah sebagai media beriklan atau mempromosikan produk maupun jasa suatu brand guna mendapat keuntungan.
Baca juga: Inilah 6 Contoh Reklame Komersial yang Sering Dijumpai
Contohnya terlihat pada billboard di sepanjang jalan yang menampilkan informasi diskon dan peluncuran produk baru brand.
2. Reklame Non Komersial
Berbeda dengan jenis reklame komersial, biasanya reklame non-komersial hanya bertujuan untuk memberikan informasi dan mengajak masyarakat melakukan sesuatu, tanpa melihat keuntungan. Contohnya, reklame berisi himbauan tertentu yang terdapat di sekolah, kecamatan, ataupun dinas-dinas.
Jenis Reklame Berdasarkan Sifatnya
Dilihat dari sifatnya, reklame terbagi menjadi tiga jenis yakni penerangan, peringatan, dan permintaan. Penjelasan ketiga jenis tersebut sebagai berikut:
1. Reklame Penerangan
Isi dari reklame ini biasanya bersifat informatif dan termasuk dalam jenis reklame komersial. Dalam konteks bisnis, reklame ini sering digunakan untuk memperkenalkan produk atau layanan baru kepada masyarakat.
2. Reklame Peringatan
Ciri dari reklame peringatan biasanya memiliki warna atau gambar yang mencolok. Hal ini berkaitan dengan isi reklame yang bersifat peringatan dan tegas. Contohnya adalah larangan membuang sampah sembarangan dan bahaya merokok.
3. Reklame Permintaan atau Ajakan
Seperti namanya, reklame ini bersifat mengajak kepada orang banyak untuk melakukan sesuatu. Misalnya, reklame donasi untuk bencana alam yang mengajak masyarakat untuk ikut menyumbang sesuatu.
Jenis Reklame Berdasarkan Tempat Pemasangan
Penentuan lokasi pemasangan sangat memengaruhi efektivitas penyampaian isi konten dalam reklame. Reklame berdasarkan tempat pemasangannya dibagi menjadi dua yakni:
1. Reklame Indoor
Jenis reklame ini berada di dalam ruangan, seperti pusat perbelanjaan, gedung perkantoran, bandara, dan stasiun. Bentuk media reklame yang digunakan pun beragam seperti poster, banner, hingga videotron.
2. Reklame Outdoor
Reklame outdoor berada pada luar ruangan. Ciri dari reklame outdoor adalah ketahanannya yang kuat terhadap cuaca dan jangkauan yang luas.
Baca Juga: Strategi Iklan Outdoor Terbaik: Manfaatkan Videotron dan Billboard di Jakarta
Contoh reklame ini adalah billboard, spanduk, dan videotron yang dapat terlihat di jalan-jalan ramai.
Jenis Reklame Berdasarkan Media
Reklame juga dapat dibedakan berdasarkan media yang digunakan dalam penyampaian pesannya.
1. Reklame Audio
Penyampaian pesan reklame jenis ini adalah melalui suara tanpa tampilan visual. Contohnya adalah pengumuman melalui pengeras suara. Media ini efektif untuk membangun awareness melalui repetisi pesan.
2. Reklame Visual
Berbeda dengan reklame audio, jenis reklame visual lebih mengandalkan tampilan gambar, teks, warna, dan desain grafis untuk menarik perhatian audiens. Contohnya adalah poster, billboard statis, dan baliho. Visual yang kuat dan desain yang menarik menjadi kunci utama keberhasilannya.
3. Reklame Audio Visual
Jenis terakhir adalah reklame audio visual. Jenis ini menggabungkan unsur suara dan gambar secara bersamaan. Contoh yang paling umum adalah videotron. Media ini mampu menghadirkan konten dinamis, interaktif, dan lebih engaging dibandingkan reklame statis.
FAQ Seputar Konten
- Apa perbedaan utama antara reklame komersial dan non komersial? Reklame komersial bertujuan memperoleh keuntungan finansial dengan mempromosikan produk atau jasa, sedangkan reklame non komersial berfokus pada pesan sosial, edukasi, atau layanan masyarakat tanpa orientasi profit.
- Mengapa jenis reklame komersial banyak digunakan dalam strategi OOH dan DOOH? Karena media luar ruang seperti billboard dan videotron mampu menjangkau audiens dalam jumlah besar di lokasi strategis, sehingga efektif meningkatkan brand awareness dan mendorong penjualan.
- Bagaimana cara memilih jenis reklame yang tepat untuk bisnis? Pemilihan jenis reklame perlu mempertimbangkan tujuan kampanye, target audiens, lokasi pemasangan, serta anggaran yang tersedia agar hasilnya optimal dan terukur.
Kesimpulan
Memahami berbagai klasifikasi reklame membantu bisnis menentukan strategi promosi yang lebih efektif dan tepat sasaran. Baik berdasarkan pengadaan, sifat, lokasi, maupun media yang digunakan, setiap jenis reklame memiliki peran penting dalam mendukung tujuan komunikasi brand.
Khususnya jenis reklame komersial yang menjadi andalan dalam kampanye OOH dan DOOH untuk meningkatkan visibilitas serta penjualan.
Dapatkan penawaran harga videotron terbaik dan konsultasi strategi lokasi yang dipersonalisasi khusus untuk bisnis Anda. Hubungi Tim Rebound Ads sekarang dan wujudkan kampanye iklan yang berdampak nyata!
