Siapa yang tidak tahu meme? Meme adalah konten berupa gambar, video, ataupun teks yang kerap kita lihat di internet untuk menyampaikan pesan kepada audiens dengan gaya humor tertentu. Konsep meme ini mulai populer di kalangan komunitas sejak tahun 1990-an hingga sekarang. Bahkan, meme telah dianggap sebagai bahasa universal dari berbagai latar belakang usia.
Kepopuleran penggunaan meme lalu dimanfaatkan oleh brand besar untuk strategi marketing mereka. Teknik pemasaran menggunakan meme disebut sebagai meme marketing. Selain relevan dengan audiens, konten meme marketing juga lebih membekas dalam ingatan audiens ketimbang konten lainnya. Oleh karena itu, brand banyak menggunakan meme untuk beriklan di berbagai media, salah satunya yakni billboard.
Umumnya, konten meme marketing lebih memadukan antara visual yang menarik dengan meme viral. Strategi ini efektif karena mampu menarik audiens di jalan dengan humor yang membuat mereka tertawa. Jika konten yang dibuat menarik, audiens bahkan dapat memfoto dan membagikan di media sosial. Tentu saja, hal ini menjadi keuntungan bagi brand dalam pemasaran mereka.
Meskipun begitu, penerapan konten meme marketing di billboard tidak boleh dilakukan dengan asal-asalan. Penerapan meme yang salah dapat membuat kesan brand menjadi aneh atau bahkan menyinggung pihak tertentu.
Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang tips untuk menerapkan meme marketing untuk billboard Anda. Selain itu, kita juga akan melihat contoh nyata penerapkan meme untuk billboard yang dapat digunakan sebagai inspirasi beriklan.
Mari kita simak bersama!
Pahami Bahwa Selera Humor Orang Berbeda-Beda
Setiap orang memiliki selera humor masing-masing. Maka dari itu, brand yang hendak menggunakan meme marketing perlu paham bahwa tidak semua orang harus tertawa ketika melihat konten mereka.
Baca juga: Elemen Wajib dalam Desain Iklan Billboard
Penggunaan meme marketing harus disesuaikan dengan nilai brand dan target audiens yang hendak dituju. Sehingga, konten meme yang dibuat bisa menyampaikan pesan brand Anda secara tepat kepada target audiens.
Jadilah Relate
Umumnya, meme yang berhasil mengundang tawa adalah konten yang relevan dengan kehidupan sehari-hari pembacanya. Prinsip tersebut juga perlu diterapkan dalam meme marketing.
Konten meme brand harus relevan dengan kebiasaan ataupun keadaan target audiens. Jika target audiens Anda tidak relate dengan konten meme brand, maka pesan yang ingin disampaikan tidak akan tersampaikan dengan baik dan iklan pun gagal menarik perhatian.
Personalisasi Konten Meme yang Lagi Tren
Meme yang viral memiliki daya tarik karena telah dikenal luas oleh masyarakat. Memanfaatkan meme viral dapat membuat billboard Anda lebih mudah menarik perhatian audiens di jalan.
Namun, penggunaan ide meme viral harus tetap disesuaikan target audiens Anda. Semakin Anda mampu menyesuaikan meme viral dengan kebutuhan target audiens, semakin besar peluang billboard Anda untuk meninggalkan kesan brand kepada audiens.
Jadwalkan Meme di Waktu yang Tepat
Ketika ingin menampilkan meme di billboard, brand perlu menjadwalkan meme pada waktu yang tepat. Umumnya, tren meme berganti dengan cepat. Oleh karena itu, konten meme di billboard harus ditampilkan sesuai waktu yang tepat.
Baca juga: 10 Contoh Iklan Billboard Paling Menarik Perhatian di Indonesia
Jika terlambat, meme tersebut dapat dianggap basi dan brand terlihat ketinggalan zaman. Selain mengikuti momentum tren, perhatikan juga waktu pemasangan billboard agar selaras dengan momen tertentu seperti hari raya, event besar, atau musim liburan. Meme yang dikaitkan dengan momen spesifik akan terasa lebih kontekstual dan mudah diterima audiens.
Contoh Billboard Meme Kreatif yang Bisa Anda Tiru
Setelah membaca tips penerapan meme marketing di atas, Anda dapat langsung mempraktikkannya dalam strategi pemasaran brand Anda. Namun sebelum itu, simak terlebih dahulu beberapa contoh billboard meme kreatif berikut sebagai referensi.
Mulai dari Iklan Seatbelt

Salah satu penggunaan meme yang unik terlihat dalam iklan seatbelt. Dalam iklan di billboard, mereka hanya menampilkan bagian kaki seseorang yang sedang tersungkur jatuh. Pesan yang ingin disampaikan yakni jika tidak menggunakan seatbelt, maka Anda dapat berakhir seperti yang ada di gambar.
Billboard di Houston

Contoh billboard di atas memang tampak sederhana, namun mampu menarik perhatian audiens karena kelucuannya. Iklan ini terdiri dari dua billboard. Pada billboard bagian atas, terdapat gambar anjing bulldog yang terlihat sedih menatap ke bawah.
Baca juga: Realisasikan Iklan Kreative di Billboard Ekslusive
Lalu di bagian bawah, terdapat gambar bola mainan si anjing tersebut. Meskipun tidak menggunakan teks yang banyak, penggunaan visual yang kuat mampu menghibur orang yang melintas.
Billboard Soon World Domination

Billboard ini menampilkan gambar seekor kucing dengan ekspresi serius disertai tulisan “Soon… World Domination” yang berarti “Segera.. mendominasi dunia”. Konsep ini mengadaptasi meme yang menggambarkan kucing sebagai majikan manusia yang siap merencanakan penguasaan dunia. Konten ini sangat efektif karena memicu tawa dan perhatian siapa pun yang melihat.
Billboard ini juga menerapkan prinsip kesederhanaan dengan teks yang tidak terlalu penuh. Prinsip ini membuktikan bahwa billboard yang sederhana namun menghibur, justru lebih diingat oleh audiens.
FAQ Seputar Konten
- Apakah semua jenis bisnis bisa menggunakan meme marketing di billboard? Pada dasarnya, semua jenis bisnis bisa menerapkan meme marketing untuk billboard, asalkan konten yang dibuat selaras dengan nilai brand dan karakteristik target audiens. Bisnis yang menyasar segmen usia muda dan aktif di media sosial cenderung lebih mudah memanfaatkan strategi ini. Namun, bisnis dengan segmen yang lebih formal tetap bisa menggunakannya selama pendekatan humor yang dipilih tetap profesional dan tidak menyinggung.
- Apakah meme yang sudah viral di media sosial otomatis efektif jika dipasang di billboard? Belum tentu. Meme yang viral di media sosial tidak secara otomatis efektif ketika dipindahkan ke billboard. Konteks media yang berbeda menuntut penyesuaian tersendiri. Billboard memiliki waktu baca yang sangat singkat, sehingga konten meme harus lebih sederhana, visual lebih kuat, dan pesan langsung tersampaikan dalam hitungan detik. Selain itu, relevansi meme tersebut dengan audiens di lokasi pemasangan billboard juga perlu dipertimbangkan secara matang.
- Apa perbedaan meme marketing dengan iklan konvensional di billboard? Meme marketing untuk billboard menggabungkan elemen humor dan budaya populer ke dalam format iklan luar ruang, sehingga lebih mudah diingat dan berpotensi viral ketika difoto dan dibagikan oleh audiens di media sosial. Berbeda dengan iklan konvensional yang cenderung berfokus pada informasi produk dan visual yang formal, meme marketing menciptakan koneksi emosional melalui kelucuan yang membuat audiens merasa relate. Hasilnya, brand tidak hanya mendapat eksposur dari lokasi billboard itu sendiri, tetapi juga dari penyebaran organik di dunia digital.
Kesimpulan
Meme marketing untuk billboard adalah strategi iklan luar ruang yang efektif untuk menarik perhatian audiens sekaligus mendorong penyebaran organik di media sosial. Kunci keberhasilannya terletak pada relevansi konten, ketepatan waktu, dan pemahaman mendalam terhadap target audiens agar pesan brand tersampaikan dengan tepat.
Hubungi Tim Rebound Ads, Jasa Sewa Billboard dan Videotron Tepercaya sekarang dan dapatkan konsultasi strategi iklan luar ruang yang dipersonalisasi khusus untuk kebutuhan bisnis Anda!
