Persaingan dalam dunia usaha semakin ketat. Kondisi ini menyebabkan perusahaan berlomba untuk memperebutkan perhatian audiens dengan berbagai cara.
Salah satu cara yang sering dilakukan oleh perusahaan adalah melalui strategi iklan. Dalam beriklan pun, terdapat berbagai strategi yang dapat diterapkan baik melalui isi konten hingga jenis media untuk beriklan.
Berbicara mengenai media beriklan, tersedia banyak pilihan yang telah ditawarkan oleh industri periklanan seperti billboard, videotron, hingga media cetak. Namun, terdapat jenis iklan yang terbilang unik yakni iklan transit.
Baca juga: Elemen Wajib dalam Desain Iklan Billboard
Keunikan dari media ini terlihat dari sifatnya yang tidak berdiam dalam satu tempat, melainkan terus bergerak menuju satu tempat ke tempat lain. Tentu saja, perusahaan yang beriklan dengan iklan transit lebih berpotensi dilihat oleh banyak orang.
Lantas, sebenarnya apa itu iklan transit? Artikel ini akan membahas lebih dalam tentang iklan transit mulai dari pengertian, keunggulan, sampai pada contoh iklan transit yang terlihat dalam keseharian. Mari kita simak bersama!
Apa itu Iklan Transit?
Pernahkah Anda melihat iklan brand di badan bus ketika sedang melintas di jalan? Itulah salah satu contoh dari iklan transit.
Secara umum, iklan transit adalah iklan yang terletak di kendaraan umum maupun tempat pemberhentian kendaraan. Lokasi penempatan iklan tersebut pun beragam mulai dari badan bus, taksi, gerbong kereta api, pesawat, terminal, dan lain-lain.
Konten iklan transit akan disematkan pada seluruh atau sebagian badan kendaraan menggunakan wrapping sticker, sticker interior, atau bahkan LED.
Sebenarnya, tujuan iklan transit sama dengan media lainnya yaitu menjangkau audiens. Namun, iklan transit lebih memiliki jangkauan yang lebih luas dan konsisten karena iklan akan terus terlihat oleh penumpang selama perjalanan berlangsung. Iklan yang dilihat berulang juga dapat memudahkan audiens mengingat brand Anda.
Keunggulan Iklan Transit untuk Promosi
Setelah memahami apa itu iklan transit, kini kita akan melihat mengapa media iklan ini masih menjadi pilihan bagi perusahaan. Di tengah era digital yang membuat iklan sering terabaikan oleh audiens, iklan transit justru lebih mudah diingat oleh audiens.
Baca juga: Media Iklan Online dan Media Iklan Offline
Oleh karena itu, iklan transit kerap digunakan sebagai media promosi untuk brand. Berikut penjelasan tentang keunggulan iklan transit sebagai media promosi.
- Eksposur berulang. Kendaraan umum akan tetap beroperasi setiap hari di sepanjang jalur yang sama, sehingga ingatan audiens terhadap brand semakin kuat karena terpapar iklan berulang.
- Jangkauan luas dan beragam. Iklan transit bergerak melewati berbagai tempat setiap hari dan menjangkau ribuan orang.
- Meningkatkan kredibilitas brand. Kehadiran iklan di transportasi publik memberi kesan bahwa brand Anda terpercaya dan profesional.
- Hemat biaya. Iklan transit bekerja selama kendaraan umum beroperasi dan hanya dengan sekali pemasangan tanpa ada biaya tambahan.
- Target spesifik. Iklan dapat menjangkau audiens lebih tertarget karena rute kendaraan dapat dipilih sesuai kawasan dengan demografi tertentu.
Jenis-Jenis Iklan Transit yang Wajib Anda Ketahui!
Jenis iklan transit terbagi menjadi dua jenis utama berdasarkan media yang digunakan untuk menyampaikan pesan, yakni transit statis dan transit digital. Masing-masing jenis memiliki keunggulan tersendiri yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan tujuan kampanye brand Anda.
Baca juga: Iklan Digital vs Iklan Luar Ruang
Berikut adalah penjelasannya lebih detailnya.
Transit Statis
Iklan transit statis merupakan jenis iklan luar ruang yang menggunakan media fisik dalam menyampaikan konten iklan. Media yang digunakan dapat berbentuk poster ataupun sticker yang ditempelkan pada badan kendaraan.
Jenis iklan transit ini cocok bagi brand yang ingin meningkatkan brand awareness. Hal ini dikarenakan konten iklan bersifat permanen selama kontrak berlangsung, sehingga audiens akan terpapar pesan iklan yang sama secara berulang.
Transit Digital
Berbeda dengan transit statis, iklan transit digital terasa lebih modern karena memanfaatkan LED sebagai media penyampaian pesan. Iklan ini mampu menampilkan iklan yang bervariasi seperti video, animasi, bahkan gambar yang bergerak.
Konten iklan juga dapat diubah kapan saja, sehingga cocok untuk brand yang sedang mengadakan promo ataupun kampanye lain yang mengharuskan perubahan pesan. Contoh transit digital dapat dilihat pada videotron di dalam kereta, digital display taksi, dan sebagainya.
Contoh Iklan Transit
Setelah mengetahui jenis-jenis iklan transit, kini saatnya melihat berbagai contoh penerapannya yang umum digunakan oleh brand di Indonesia. Beragam media transportasi, mulai dari darat hingga laut, dapat dimanfaatkan sebagai sarana beriklan untuk menjangkau audiens secara luas dan efektif.
Berikut adalah contoh iklan transit yang kerap kita jumpai.
Mobile LED
Bentuk mobile LED adalah truk yang memiliki layar LED di sisi badan kiri dan kanan. Keuntungan menggunakan media iklan jenis ini adalah mobilitasnya yang tinggi, sehingga kendaraan dapat diarahkan ke area yang sesuai dengan calon konsumen Anda dengan mudah.
Kapal Branding Indoor
Pemasangan iklan dengan media kapal biasanya berada di ruang tunggu, kabin, ruang makan, hingga koridor dalam kapal. Beriklan dengan media tersebut cocok untuk brand dengan segmen tertentu seperti wisatawan, ekspedisi bisnis, ataupun keluarga. Perjalanan kapal yang lama membuat audiens terpapar iklan secara berulang.
Motorcycle Advertising
Motor menjadi contoh iklan transit yang cocok untuk brand yang menargetkan audiens dengan segmen urban dan dekat dengan konsumen. Hal ini karena mobilitas motor tinggi yang menjangkau masyarakat di titik keramaian.
Commuter Line Advertising
Iklan di KRL Commuter Line menjadi salah satu media promosi yang efektif karena menyatu dengan aktivitas sehari-hari masyarakat perkotaan. Media ini memberikan peluang untuk brand tampil di berbagai titik strategis seperti stasiun, gerbong, dan interior kereta. Oleh karena itu, brand dapat menjangkau audiens lebih luas dan tersegmentasi.
Bus Branding
Jenis bus branding memanfaatkan badan bus sebagai media promosi bergerak dengan tampilan visual yang mencolok. Media ini efektif untuk membangun brand awareness karena mampu menarik perhatian orang yang berada di jalanan.
Dengan memanfaatkan rute harian bus kota seperti TransJakarta maupun bus antar kota antar provinsi (AKAP), iklan pada bus dapat menjangkau ribuan hingga jutaan orang setiap harinya secara konsisten.
FAQ Seputar Konten
- Apakah iklan transit cocok untuk bisnis kecil atau UMKM? Tentu saja. Iklan transit tersedia dalam berbagai pilihan media dengan harga yang bervariasi, sehingga bisnis kecil maupun UMKM tetap bisa memanfaatkannya. Misalnya, motorcycle advertising bisa menjadi pilihan yang lebih terjangkau namun tetap efektif untuk menjangkau audiens di area perkotaan.
- Berapa lama durasi ideal untuk memasang iklan transit? Durasi pemasangan tergantung pada tujuan kampanye. Namun, umumnya pemasangan selama minimal 3 bulan dinilai cukup efektif agar audiens terpapar iklan secara berulang dan pesan brand dapat tertanam kuat di benak mereka.
- Apa itu iklan transit dan apa saja contohnya? Iklan transit adalah bentuk iklan luar ruang (OOH) yang ditempatkan pada kendaraan transportasi maupun fasilitas pendukungnya. Beberapa contohnya antara lain bus branding, commuter line advertising, motorcycle advertising, mobile LED, hingga kapal branding indoor.
Kesimpulan
Memahami apa itu iklan transit sangat penting bagi Anda yang ingin memperluas jangkauan promosi secara efektif. Dengan berbagai jenis dan contoh penerapannya, iklan transit menawarkan fleksibilitas tinggi untuk menjangkau audiens yang luas dan spesifik.
Dapatkan konsultasi gratis seputar kebutuhan iklan transit bisnis Anda bersama tim Rebound Ads, Jasa Sewa Billboard & Videotron Terbaik. Hubungi Kami Sekarang dan mulai wujudkan kampanye iklan luar ruang yang benar-benar berdampak!
