Rebound Ads
Share of Voice
Apa itu Share of Voice dalam Iklan OOH?

Apa itu Share of Voice dalam Iklan OOH?

10 Jun 2026

Jika Anda pernah melewati billboard besar di pinggir jalan dan tanpa sadar mengingat iklan yang terpasang di sana, itulah salah satu bukti bahwa iklan OOH bekerja.

Semakin banyak bisnis yang bermunculan, maka semakin besar pula persaingan untuk mendapatkan perhatian audiens. Data dari World Out-of-Home Conference menunjukkan 58% konsumen lebih percaya iklan OOH dibandingkan media lainnya.

Baca Juga: 28 Lokasi Billboard Statis dan Digital Terbaik di Jabodetabek!

Nah, untuk mengukur seberapa besar porsi perhatian publik yang berhasil Anda raih dibandingkan kompetitor di ruang yang sama, ada satu metrik yang perlu Anda pahami, yaitu Share of Voice atau SOV.

Simak penjelasan lengkapnya berikut ini.

Apa itu Share of Voice?

Share of Voice atau SOV adalah metrik yang digunakan untuk mengukur seberapa besar eksposur sebuah brand dibandingkan dengan total eksposur yang ada di industri. Sederhananya, SOV menunjukkan seberapa besar “suara” brand Anda di pasar jika dibandingkan dengan para pesaing. Metrik ini tidak hanya mencerminkan seberapa sering brand Anda disebut, namun juga seberapa dominan kehadiran brand Anda di berbagai kanal, mulai dari media sosial, pencarian organik, hingga media luar ruang atau OOH.

Baca Juga: Cara Membaca Data Audiens Iklan OOH Digital

Dalam iklan OOH, SOV memiliki cara perhitungan tersendiri yang berbeda dengan media digital. Pada OOH tradisional seperti billboard atau baliho, satu titik pemasangan memberikan SOV sebesar 100% karena tidak ada iklan lain yang berbagi ruang yang sama. Sementara pada DOOH atau Digital Out-of-Home seperti videotron, iklan Anda akan berotasi dalam satu loop bersama pengiklan lain, sehingga SOV yang Anda dapatkan bergantung pada durasi tayang iklan Anda dibandingkan total durasi loop tersebut.

Manfaat Share of Voice Secara Umum

Memahami SOV memberikan gambaran nyata tentang posisi brand Anda di pasar. Dengan data ini, perusahaan bisa membuat keputusan pemasaran yang lebih terarah. Berikut adalah empat manfaat utama dari pengukuran Share of Voice:

  • Mengetahui posisi brand di tengah persaingan. SOV memberi gambaran jelas tentang seberapa besar ruang yang brand Anda kuasai dibandingkan kompetitor, sehingga Anda tahu di mana harus bertumbuh.
  • Mengukur efektivitas kampanye iklan. Dengan membandingkan SOV sebelum dan sesudah kampanye, Anda bisa menilai apakah upaya pemasaran yang dilakukan berhasil meningkatkan eksposur brand secara nyata.
  • Membantu alokasi anggaran pemasaran. Data SOV menunjukkan kanal mana yang paling banyak menghasilkan eksposur, sehingga anggaran dapat dialokasikan ke titik yang paling memberikan dampak.
  • Menjadi indikator arah pertumbuhan market share. Secara umum, semakin besar SOV yang dimiliki sebuah brand, semakin besar pula peluangnya untuk menguasai pangsa pasar dalam jangka panjang.

Cara Menghitung Share of Voice

Cara menghitung SOV berbeda-beda tergantung pada media yang digunakan. Berikut adalah tiga pendekatan yang umum digunakan:

  • SOV OOH Tradisional. Dihitung berdasarkan durasi atau proporsi tayang iklan Anda dibandingkan total slot iklan yang tersedia di satu titik. Rumusnya: (Durasi tayang brand : Total durasi slot iklan) x 100.
  • SOV DOOH atau Videotron. Karena satu layar digunakan oleh beberapa pengiklan dalam satu loop, SOV dihitung dari porsi waktu tayang iklan Anda. Misalnya, jika satu loop berdurasi 60 detik dan iklan Anda tayang selama 15 detik, maka SOV Anda adalah 25%.
  • SOV Media Sosial. Dihitung dari jumlah sebutan atau mention brand Anda dibandingkan total mention seluruh kompetitor di industri yang sama. Rumusnya: (Jumlah mention brand : Total mention industri) x 100.

Strategi Mengoptimalkan Share of Voice untuk OOH

Setelah mengetahui angka SOV, langkah berikutnya adalah memahami apa saja yang bisa mendorongnya naik. Dalam iklan OOH, eksposur yang Anda dapatkan tidak datang begitu saja, ada beberapa faktor yang perlu diperhatikan agar kampanye benar-benar memberikan dampak.

Berikut adalah strategi yang bisa Anda terapkan.

Memilih Lokasi Strategis

Pemilihan lokasi adalah langkah pertama yang menentukan seberapa besar SOV yang bisa Anda raih. Memilih lokasi yang ramai saja tidak cukup, Anda perlu memastikan bahwa lokasi tersebut ramai oleh audiens yang relevan dengan bisnis Anda.

Titik dengan volume lalu lintas tinggi seperti persimpangan padat, jalan arteri utama, atau area komersial aktif akan memberikan impresi yang jauh lebih besar. Semakin tinggi impresi yang dihasilkan oleh satu titik, semakin besar pula kontribusinya terhadap SOV keseluruhan kampanye Anda.

Memahami Target Audiens

Sebelum menentukan lokasi atau format OOH, pastikan Anda sudah tahu betul siapa yang ingin Anda jangkau. Perhatikan profil audiens seperti usia, jenis kelamin, kebiasaan, dan di mana mereka biasa beraktivitas.

Informasi ini akan membantu Anda memilih penempatan iklan yang paling sesuai dan pesan yang paling relevan. Sebab iklan yang tepat sasaran akan jauh lebih berkontribusi pada SOV dibandingkan iklan yang hanya mengejar jumlah penonton sebanyak-banyaknya.

Desain Layout Visual yang Menarik

Audiens OOH adalah audiens yang bergerak. Mereka menyetir, berjalan, atau menunggu, sehingga Anda hanya punya waktu sekitar 5 hingga 10 detik untuk menyampaikan pesan.

Desain visual yang kuat menjadi penentu apakah iklan Anda benar-benar dilihat dan diingat atau hanya dilewati begitu saja. Gunakan kontras warna yang tinggi, font berukuran besar yang mudah terbaca dari jarak jauh, serta satu elemen visual utama yang langsung mewakili pesan brand Anda. Semakin mudah iklan Anda dicerna dalam hitungan detik, semakin besar kemungkinan audiens mengingatnya.

Menggunakan Headline dan Copy Ads Menarik

Selain visual, kekuatan kata-kata dalam iklan OOH tidak boleh diremehkan. Headline yang baik harus singkat, langsung ke inti pesan, dan mudah diingat bahkan setelah audiens melewatinya.

Baca Juga: 5 Tips Desain Billboard yang Menarik Perhatian Audiens

Sebagai patokan, gunakan maksimal tujuh kata untuk headline utama Anda. Pastikan copy ads yang digunakan selaras dengan identitas brand dan berbicara langsung kepada kebutuhan atau keinginan audiens. Copy yang nge-hook bukan hanya menarik perhatian, namun juga mendorong audiens untuk mengambil tindakan lebih lanjut, baik itu mencari tahu tentang brand Anda, mengunjungi website, atau datang langsung ke toko.

FAQ Seputar Konten

  • Apakah Share of Voice hanya berlaku untuk iklan digital? Tidak. SOV juga berlaku untuk iklan OOH. Pada billboard, SOV Anda otomatis 100% karena satu titik hanya menampilkan satu iklan. Pada videotron, SOV terbagi sesuai porsi durasi tayang dalam satu loop.
  • Apakah SOV yang besar otomatis meningkatkan penjualan? Belum tentu. Hasil akhirnya tetap bergantung pada kualitas pesan dan relevansi iklan dengan audiens yang melihatnya.
  • Apakah bisnis kecil bisa bersaing soal SOV di OOH? Bisa. Pemilihan lokasi yang tepat dan pesan yang kuat bisa menghasilkan SOV yang berdampak meski dengan anggaran terbatas.

Kesimpulan

Itulah penjelasan lengkap tentang apa itu Share of Voice dalam iklan OOH. Semoga artikel ini bermanfaat ya!

Hubungi Tim Rebound AdsJasa Sewa Billboard dan Videotron Tepercaya sekarang dan dapatkan konsultasi strategi iklan luar ruang yang dipersonalisasi khusus untuk kebutuhan bisnis Anda!