Sewa billboard bukan keputusan yang bisa dibuat sambil lalu. Ada banyak variabel yang perlu dipikirkan, lokasi, ukuran, desain, anggaran.
Tapi satu hal ini jarang masuk daftar pertimbangan: berapa lama billboard itu seharusnya terpasang. Kebanyakan langsung hitung anggaran, bukan strategi. Anggaran cukup untuk sebulan, lalu sewa sebulan. Jika cukup untuk tiga bulan, sewa tiga bulan. Masalahnya, angka dan strategi adalah dua hal yang berbeda.
Sewa terlalu singkat, orang belum sempat kenal brand Anda iklannya sudah tidak ada. Sewa terlalu lama tanpa rencana, anggaran habis tapi kampanyenya sudah tidak relevan sejak lama.
Baca Juga: Inilah 6 Lokasi Titik Sewa Billboard Terbaik di Jakarta
Kenyataannya, tidak ada durasi yang cocok untuk semua kampanye. Karena tujuan iklan Anda, kapan audiens biasanya mulai melirik dan membeli, serta kondisi pasar saat kampanye berjalan, ketiganya memiliki durasi yang tak sama. Jika salah satu diabaikan, iklan yang bagus sekalipun bisa tidak sempat bekerja. Orang butuh waktu untuk benar-benar mengingat sesuatu yang mereka lihat setiap hari.
Simak panduannya berikut ini!
Pelajari Lokasi Billboard & Point of Interestnya
Dua billboard dengan jumlah kendaraan yang sama bisa menghasilkan hasil yang sangat berbeda. Yang satu di dekat pusat perbelanjaan, yang lain di pinggir tol. Audiensnya berbeda, tujuannya berbeda, dan cara mereka merespons iklan pun berbeda.
Itu sebabnya lokasi bukan hanya tentang seberapa ramai. Perlu dilihat juga apa yang ada di sekitarnya, sekolah, rumah sakit, kantor, atau pusat hiburan. Masing-masing tempat itu membawa orang dengan kebutuhan dan kebiasaan yang berbeda.
Semakin pas lokasi billboard dengan orang yang ingin Anda jangkau, semakin besar kemungkinan pesan Anda benar-benar sampai.
Pertimbangkan Ukuran Billboard
Ukuran billboard bukan soal semakin besar semakin baik. Ini soal kesesuaian antara ukuran, jarak pandang, dan anggaran yang tersedia.
Billboard berukuran besar memang punya daya tarik visual yang lebih kuat dan bisa terbaca dari jarak jauh. Tapi jika dipasang di lokasi dengan lalu lintas lambat dan jarak dekat, ukuran yang lebih kecil pun sudah cukup efektif.
Baca Juga: Syarat dan Ketentuan Pasang Iklan Billboard yang Wajib Diketahui!
Yang perlu dipertimbangkan adalah jarak rata-rata audiens saat melihat billboard tersebut. Semakin jauh jarak pandangnya, semakin besar ukuran yang dibutuhkan agar teks dan visual tetap terbaca dengan jelas. Sesuaikan keputusan ini dengan tujuan kampanye dan lokasi pemasangan. Jangan semata-mata karena ingin terlihat lebih besar dari kompetitor.
Pelajari Jenis Billboard yang Akan Digunakan
Sebelum memutuskan, penting untuk memahami bahwa setiap jenis billboard punya karakteristik, kelebihan, dan keterbatasannya masing-masing.
Billboard Statis
Billboard statis adalah pilihan paling klasik, tampilannya tetap selama masa sewa berlangsung.
Kelebihan:
- Biaya produksi dan sewa relatif lebih terjangkau
- Cocok untuk kampanye jangka panjang yang pesannya tidak berubah
- Tahan terhadap berbagai kondisi cuaca
- Mudah diproduksi dan dipasang
- Tidak memerlukan infrastruktur teknis tambahan
Kekurangan:
- Konten tidak bisa diubah tanpa mengganti materi fisik
- Kurang fleksibel untuk kampanye yang dinamis
- Tidak bisa menampilkan lebih dari satu pesan
- Terkesan kurang modern dibanding billboard digital
- Membutuhkan biaya tambahan jika ingin mengganti desain di tengah periode sewa
Billboard Mobile
Billboard mobile dipasang pada kendaraan sehingga bisa berpindah lokasi sesuai kebutuhan.
Kelebihan:
- Fleksibel menjangkau berbagai area dalam satu kampanye
- Efektif untuk event atau peluncuran produk di lokasi tertentu
- Bisa disesuaikan rutenya dengan pola mobilitas target audiens
- Menciptakan kesan unik dan mudah diingat
- Tidak terikat pada satu titik lokasi
Kekurangan:
- Biaya operasional bisa lebih tinggi karena melibatkan kendaraan
- Waktu paparan di satu titik lebih singkat
- Sulit diukur efektivitasnya secara akurat
- Bergantung pada kondisi lalu lintas
- Tidak cocok untuk kampanye yang butuh eksposur konsisten di satu lokasi
Billboard Digital
Billboard digital menggunakan layar LED yang bisa menampilkan konten dinamis dan diperbarui secara real-time.
Kelebihan:
- Konten bisa diubah kapan saja tanpa biaya produksi tambahan
- Bisa menampilkan beberapa iklan secara bergantian
- Visual lebih menarik dan mencolok terutama di malam hari
- Mendukung kampanye yang responsif terhadap waktu atau situasi
- Memberikan kesan modern dan profesional pada brand
Kekurangan:
- Biaya sewa jauh lebih tinggi dibanding billboard statis
- Waktu tayang dibagi dengan pengiklan lain
- Bergantung pada ketersediaan listrik dan infrastruktur teknis
- Lebih rentan terhadap gangguan teknis
- Tidak semua lokasi memiliki billboard digital yang tersedia
Pertimbangkan Musim atau Event Khusus di Sekitar Lokasi Billboard
Waktu pemasangan iklan sama pentingnya dengan lokasi pemasangannya.
Pada periode tertentu seperti hari raya, liburan sekolah, atau event besar di sekitar lokasi billboard, volume lalu lintas bisa meningkat drastis. Ini adalah momen di mana eksposur iklan Anda bisa jauh lebih tinggi dari hari-hari biasa.
Namun ada sisi lain yang perlu dipertimbangkan. Harga sewa billboard pada musim atau event khusus biasanya ikut naik karena permintaan meningkat sementara jumlah billboard terbatas.
Jika anggaran kampanye Anda terbatas, pertimbangkan untuk memasang iklan menjelang event, bukan tepat saat event berlangsung. Eksposurnya tetap relevan, tapi biayanya bisa jauh lebih efisien.
Pelajari Studi Kasus dari Klien Sebelumnya
Sebelum memutuskan menyewa billboard di lokasi tertentu, mintalah data atau studi kasus dari klien yang pernah menggunakan lokasi yang sama.
Baca Juga: Cara Mengukur Efektivitas Kampanye Iklan Billboard Secara Objektif
Informasi ini bisa memberikan gambaran nyata tentang seberapa efektif lokasi tersebut dalam menjangkau audiens yang relevan. Pelajari jenis bisnis klien sebelumnya, tujuan kampanye mereka, dan hasil yang didapat.
Jika kategori bisnis mereka mirip dengan Anda, data tersebut bisa menjadi referensi yang sangat berharga. Hasilnya kurang memuaskan? Itu menjadi informasi penting yang membantu Anda menghindari keputusan yang sama sebelum anggaran sudah terlanjur dikeluarkan.
FAQ Seputar Konten
- Berapa lama durasi sewa billboard yang ideal? Tidak ada angka pasti. Durasi sewa billboard yang tepat bergantung pada tujuan kampanye, anggaran, dan seberapa cepat audiens target Anda membuat keputusan pembelian.
- Apakah sewa lebih lama selalu lebih hemat? Belum tentu hemat jika kampanye sudah tidak relevan di tengah jalan. Durasi panjang hanya efisien jika pesannya memang dirancang untuk jangka panjang.
- Bisakah durasi sewa diperpanjang di tengah kampanye? Bisa, tapi tidak selalu tersedia. Ketersediaan slot sangat bergantung pada penyedia dan lokasi billboard. Lebih aman merencanakan durasi dari awal daripada mengandalkan perpanjangan mendadak.
Kesimpulan
Durasi sewa billboard yang salah bisa membuat kampanye terbaik sekalipun tidak memberikan hasil. Rencanakan durasinya sebaik Anda merencanakan desain dan lokasinya.
Hubungi Tim Rebound Ads, Jasa Sewa Billboard dan Videotron Tepercaya sekarang dan dapatkan konsultasi strategi iklan luar ruang yang dipersonalisasi khusus untuk kebutuhan bisnis Anda!
