Adanya perkembangan dari billboard statis ke layar digital atau LED, membuat banyak pebisnis mulai beralih ke media iklan berupa videotron. Jumlah videotron di Indonesia pun semakin bertambah dan tersebar di beberapa lokasi strategis.
Namun, untuk dapat menjadi alat komunikasi visual yang digemari oleh pebisnis seperti sekarang, perkembangan teknologi LED memiliki sejarah yang tidak sebentar. Dalam artikel ini, kita akan membahas tentang awal mula dan perkembangan teknologi videotron dengan tuntas. Mari kita simak bersama!
Awal Mula Teknologi LED
Teknologi LED diperkenalkan pertama kali oleh Nick Holonyak Jr pada tahun 1962. Beliau merupakan ilmuwan elektronika berasal dari Amerika, yang sekarang dikenal sebagai “Bapak LED”.
Sebelum seperti sekarang, LED hanya mampu memancarkan cahaya merah. Fungsi dari LED pun hanya sebagai lampu indikator pada perangkat elektronik. Saat itu, teknologi LED memiliki banyak keterbatasan, yakni belum menghasilkan tingkat kecerahan untuk diaplikasikan pada layar besar.
Baca Juga: Bagaimana Videotron Membantu Meningkatkan Brand Awareness?
Memasuki tahun 1990-an, adanya kemajuan LED yang dikembangkan oleh ilmuwan Jepang bernama Shuji Nakamura hingga dianugerahi Hadiah Nobel Fisika 2014. Beliau memunculkan LED dengan warna hijau dan biru, yang menjadi fondasi bagi layar RGB (Red, Green, Blue). Kombinasi RGB mampu menghasilkan berbagai spektrum warna yang dianggap cocok untuk menampilkan gambar dan video.
Evolusi Teknologi Videotron
Teknologi LED pun semakin berkembang dan perannya diperluas untuk layar besar. Panel-panel LED kecil tersebut pun disusun untuk menciptakan tampilan visual besar, yang disebut Videotron. Penggunaan videotron menjadi populer di awal 2000-an di bidang periklanan luar ruang.
Jika dilihat, perkembangan teknologi videotron memiliki beberapa tahapan penting sebagai berikut.
Era Awal Layar LED
Dominasi teknologi LED di dunia periklanan luar ruangan mulai dikenal pada awal tahun 2000-an. Layar LED besar mulai menggantikan peran reklame statis. Hal ini karena billboard statis dinilai tidak dapat menandingi kecerahan dan warna dari layar LED. Meskipun layar LED dapat menampilkan konten iklan yang menarik, tapi resolusi layar kala itu masih tergolong rendah karena ukuran pixel pitch (jarak antar LED) yang besar membuat gambar hanya terlihat dari jauh.
Pengembangan Resolusi Tinggi
Teknologi LED semakin berkembang pada tahun 2010-an yang ditandai dengan kemunculan LED dengan pixel pitch yang lebih kecil. Hal ini membuat kualitas LED semakin lebih tajam dan detail, terutama jika dilihat dari jarak dekat.
Di Indonesia, penggunaan LED pun mulai populer pada pertengahan tahun 2010-an, baik digunakan untuk pengiklanan luar ruangan dan penggunaan dalam ruangan/indoor.
Integrasi Teknologi Tahan Cuaca
Penggunaan videotron yang semakin luas di luar ruangan memunculkan kekhawatiran bagi pebisnis tentang “Apakah layar ini tahan terhadap berbagai kondisi cuaca?”
Kekhawatiran ini dijawab dengan inovasi panel LED yang lengkap dengan pelindung IP-rated (Ingress Protection). Pada umumnya, videotron luar ruangan membutuhkan minimal IP65 untuk dapat terlindung dari hujan, debu, dan kelembapan yang tinggi.
Perkembangan Videotron Fleksibel
Perkembangan videotron menjadi semakin fleksibel. Tidak hanya terbatas pada layar datar yang tradisional, videotron kini hadir dengan berbagai bentuk seperti melengkung, melingkar, atau menyesuaikan bentuk gedung.
Contoh, mall besar seperti Pacific Place Jakarta sudah menggunakan layar LED yang mengikuti bentuk gedung di area atrium untuk menciptakan pengalaman yang menarik bagi audiens. Bentuk videotron yang fleksibel sering digunakan pada stadion bola, konser musik, dan event besar lainnya.
Masa Depan Teknologi Videotron
Tingginya minat terhadap videotron, didukung oleh berbagai perkembangannya, menunjukkan bahwa videotron memiliki prospek positif ke depannya. Berikut adalah teknologi videotron terkini yang sedang dikembangkan:
Videotron Transparan
Videotron transparan yakni layar LED yang tembus pandang, sehingga Anda tetap dapat melihat benda atau pemandangan di balik konten iklan. Apa saja manfaatnya menggunakan jenis videotron ini?
- Meningkatkan daya tarik visual. Videotron transparan menciptakan kesan yang modern dan membedakan dengan bisnis kompetitor.
- Tidak mengurangi estetika bangunan. Menjaga keindahan dan desain bangunan karena tidak memblokir view dari dalam maupun luar.
Contoh, showroom mobil premium memakai videotron jenis ini agar dapat menampilkan spesifikasi mobil sekaligus memamerkan bentuk mobil fisik di belakangnya.
Layar 3D Tanpa Kacamata
Teknologi videotron 3D memungkinkan LED digital dapat menampilkan efek tiga dimensi tanpa alat tambahan. Videotron jenis ini membuat audiens dapat merasakan konten yang terkesan lebih hidup. Umumnya, dipasang pada sudut bangunan agar efek kedalaman gambar terlihat, sehingga menciptakan efek ilusi optik seakan-akan objek keluar dari layar videotron.
Integrasi dengan IoT dan AI
Integrasi Internet of Things (IoT) dan AI pada videotron memungkinkan layar terhubung dengan internet dan kecerdasan buatan agar konten dapat dikontrol jarak jauh serta lebih tepat sasaran dengan audiens.
Baca Juga: 7 Tips Membuat Konten Iklan Videotron yang Efektif
Dengan IoT, memungkinkan videotron mengontrol keadaan real-time seperti cuaca atau traffic dan konten dapat diubah menyesuaikan dengan situasi terkini. Sedangkan, penggunaan AI pada videotron memungkinkan pengelolaan konten yang otomatis, modern, dan lebih interaktif. Melalui teknologi ini, pengguna akan dimudahkan dalam perubahan konten, analisis, dan efisiensi pengelolaan videotron.
FAQ Seputar Konten
- Apa perbedaan antara videotron generasi awal dengan sekarang? Perkembangan teknologi videotron di awal memiliki resolusi yang rendah. Sedangkan, videotron modern memiliki resolusi yang lebih tajam dan detail. Bahkan, videotron sekarang sudah dilengkapi oleh beberapa fitur seperti proteksi untuk ketahanan cuaca, bentuk yang fleksibel, sampai terintegrasi oleh AI dan IoT.
- Apakah videotron outdoor bisa rusak karena hujan atau panas? Videotron modern sudah dilengkapi dengan perlindungan IP-rated yang mampu melindungi dari hujan, debu, dan suhu ekstrem. Sehingga, videotron outdoor lebih awet untuk penggunaan jangka panjang.
- Apakah videotron cocok untuk bisnis kecil atau hanya perusahaan besar? Perkembangan teknologi ini semakin fleksibel dan berkembang, yang berarti videotron dapat digunakan untuk bisnis apa pun. Pebisnis dapat memilih jenis dan ukuran videotron yang sudah disesuaikan dengan budget dan kebutuhan marketing.
Kesimpulan
Perkembangan teknologi videotron telah mengalami perubahan yang sangat pesat, mulai dari LED sederhana hingga menjadi media iklan digital yang canggih seperti sekarang. Perubahannya dapat dilihat dari resolusi yang meningkat, ketahanan terhadap cuaca ekstrem, layar 3D, hingga integrasi dengan IoT dan AI.
Tentu saja, perkembangan videotron membuka peluang besar untuk pebisnis dapat beriklan dengan lebih kreatif dan efektif. Adanya berbagai pilihan jenis dan ukuran, videotron kini dapat disesuaikan dengan kebutuhan dan budget bisnis Anda.
Baca Juga: Cara Menilai Vendor Jasa Sewa Videtron yang Profesional
Dapatkan penawaran harga videotron terbaik dan konsultasi strategi lokasi yang dipersonalisasi khusus untuk bisnis Anda. Hubungi Tim Rebound Ads Sekarang dan wujudkan kampanye iklan yang berdampak nyata!