Rebound Ads
Strategi OOH advertising saat event besar
Strategi OOH Advertising Saat Event Besar: Bagaimana Brand Memanfaatkan Momentum?

Strategi OOH Advertising Saat Event Besar: Bagaimana Brand Memanfaatkan Momentum?

23 Sep 2026

Event besar seperti konser, festival, pertandingan olahraga, pameran, hingga perayaan nasional dapat menciptakan peningkatan aktivitas masyarakat di suatu wilayah. Kondisi ini menjadi peluang bagi brand untuk meningkatkan visibility melalui strategi OOH advertising yang disesuaikan dengan momentum.

Billboard, videotron, dan berbagai media Out of Home (OOH) dapat ditempatkan di jalur menuju venue, area sekitar event, hingga titik dengan mobilitas audiens yang tinggi. Namun, keberhasilan campaign tidak hanya ditentukan oleh lokasi yang ramai. Pemilihan waktu tayang, relevansi pesan, desain, serta integrasi dengan media digital juga perlu diperhatikan.

Strategi OOH advertising saat event besar

Baca Juga: Mengapa Lokasi Strategis Itu Penting dalam OOH?

Lalu, bagaimana cara memanfaatkan OOH advertising saat event besar agar campaign brand lebih relevan dan terarah? Simak beberapa strateginya berikut.

1. Pilih Lokasi OOH di Sekitar Venue dan Jalur Audiens

Lokasi menjadi salah satu faktor penting dalam strategi OOH advertising. Saat event berlangsung, pergerakan audiens biasanya terkonsentrasi pada area tertentu, seperti venue, akses transportasi, pusat perbelanjaan, hotel, jalan utama, maupun area parkir.

Brand dapat mempertimbangkan media OOH yang berada di jalur menuju atau meninggalkan lokasi event. Dengan begitu, pesan iklan dapat hadir sebelum, selama, maupun setelah audiens mengikuti event.

Namun, jangan hanya melihat tingkat keramaian. Perhatikan juga profil audiens, arah lalu lintas, jarak pandang, durasi paparan, dan posisi media agar lokasi yang dipilih sesuai dengan tujuan campaign.

Baca Juga: Data Apa Saja yang Harus Anda Baca dalam Proposal OOH?

2. Sesuaikan Timing dengan Momentum Event

Event besar memiliki periode momentum yang berbeda. Campaign OOH dapat dimulai sebelum event untuk membangun awareness, diperkuat saat event berlangsung, kemudian dilanjutkan setelah event untuk menjaga brand recall.

Misalnya, brand dapat menggunakan pesan teaser beberapa hari sebelum event. Saat event berlangsung, pesan dapat diarahkan pada promo, pengalaman brand, atau informasi yang lebih relevan dengan kondisi audiens.

Untuk media Digital Out of Home (DOOH), fleksibilitas konten juga memungkinkan brand menyesuaikan materi berdasarkan waktu atau kebutuhan campaign.

3. Buat Pesan yang Relevan dengan Event

Pesan iklan OOH tidak harus menjelaskan seluruh informasi tentang produk. Saat event berlangsung, audiens memiliki waktu terbatas untuk melihat iklan sehingga pesan perlu dibuat singkat dan mudah dipahami.

Brand dapat memanfaatkan nama event, tema kegiatan, momentum tertentu, atau situasi yang sedang terjadi sebagai bagian dari konsep komunikasi. Pendekatan tersebut dapat membuat iklan terasa lebih relevan dibandingkan menggunakan materi campaign yang sama tanpa penyesuaian.

Pastikan identitas brand tetap terlihat jelas agar relevansi dengan event tidak membuat brand justru kehilangan perhatian.

4. Gunakan Desain yang Mudah Ditangkap

Kepadatan audiens dan lingkungan sekitar event dapat membuat persaingan visual semakin tinggi. Karena itu, desain billboard maupun videotron perlu memiliki hierarki visual yang jelas.

Gunakan headline yang singkat, visual utama yang kuat, logo yang mudah dikenali, serta informasi pendukung seperlunya. Hindari terlalu banyak teks yang membuat audiens membutuhkan waktu lebih lama untuk memahami pesan.

Baca Juga: Apa Saja yang Membuat Iklan Billboard Kreatif?

Untuk videotron, manfaatkan pergerakan dan animasi sebagai pendukung pesan, bukan sekadar menambahkan efek visual. Setiap elemen sebaiknya memiliki fungsi yang jelas dalam menyampaikan komunikasi campaign.

5. Integrasikan OOH dengan Campaign Digital

OOH dapat menjadi bagian dari campaign yang lebih luas, bukan berdiri sendiri. Setelah audiens melihat iklan di ruang publik, brand dapat mengarahkan mereka menuju kanal digital melalui QR code, hashtag, landing page, atau akun media sosial.

Sebaliknya, konten digital selama event juga dapat memperkuat exposure OOH. Misalnya, brand membagikan dokumentasi iklan billboard atau videotron di media sosial untuk memperpanjang masa komunikasi campaign.

Dengan pendekatan ini, OOH berperan sebagai titik kontak offline yang kemudian terhubung dengan aktivitas digital.

6. Evaluasi Media Berdasarkan Tujuan Campaign

Sebelum menentukan media, brand perlu menetapkan tujuan campaign terlebih dahulu. Apakah fokusnya meningkatkan awareness, memperkuat brand presence, mendukung peluncuran produk, mendorong kunjungan, atau memperkuat campaign digital?

Tujuan tersebut akan membantu menentukan jenis media, lokasi, periode tayang, frekuensi, serta format materi yang digunakan.

Untuk campaign event, perencanaan sebaiknya dilakukan sejak sebelum event dimulai agar ketersediaan lokasi, produksi materi, perizinan, dan jadwal penayangan dapat dipersiapkan dengan baik.

FAQ Seputar OOH Advertising Saat Event Besar

Apakah OOH cocok untuk semua jenis event?
Tidak selalu. Pemilihan OOH perlu disesuaikan dengan skala event, karakter audiens, lokasi, tujuan campaign, serta budget yang tersedia.

Kapan waktu terbaik memasang OOH untuk event besar?
Tidak ada satu waktu yang berlaku untuk semua campaign. Brand dapat mempertimbangkan periode sebelum, selama, dan setelah event berdasarkan tujuan komunikasi dan pola mobilitas audiens.

Apakah billboard dan videotron bisa digabungkan dengan campaign digital?
Bisa. OOH dapat dihubungkan dengan campaign digital melalui QR code, hashtag, landing page, media sosial, maupun konten digital yang mengangkat kembali aktivitas OOH.

Kesimpulan

Strategi OOH advertising saat event besar membutuhkan lebih dari sekadar memilih media di lokasi ramai. Pemilihan lokasi, timing penayangan, relevansi pesan, desain, serta integrasi dengan campaign digital perlu direncanakan sebagai satu kesatuan.

Dengan strategi yang tepat, billboard dan videotron dapat menjadi media pendukung untuk memperkuat brand visibility sekaligus menciptakan titik interaksi dengan audiens selama momentum event berlangsung.

Ingin memanfaatkan momentum event besar untuk meningkatkan visibility brand? Rebound Ads siap membantu Anda menentukan strategi media OOH dan lokasi yang sesuai dengan kebutuhan campaign.