OOH dan DOOH adalah dua istilah pemasaran yang mungkin kurang familiar di telinga Anda. Hal ini wajar karena contoh penerapan dari kedua istilah inilah yang justru lebih populer. Adapun contoh penerapan dari OOH dan DOOH ini seperti billboard dan videotron.
Billboard adalah media iklan yang memanfaatkan papan reklame berukuran besar dan menampilkan iklan promosi dengan desain visual mencolok tetapi minimalis. Billboard sangat cocok digunakan untuk promosi iklan menggunakan elemen multimedia dengan sifat statis, seperti teks atau gambar.
Sedangkan videotron adalah media iklan yang memanfaatkan teknologi LED berukuran besar dan menampilkan iklan promosi dengan desain fleksibel, atraktif, dan menarik. Pebisnis yang menggunakan videotron untuk pemasaran dapat menggunakan konten video, animasi, audio, di dalamnya bersamaan.
Lalu, apa yang sebenarnya dimaksud dengan OOH dan DOOH? OOH adalah singkatan dari Out-of-Home Advertising, sedangkan DOOH adalah singkatan dari Digital-Out-of-Home. Perbedaan antara keduanya dapat dilihat dari media iklan yang digunakan. OOH lebih banyak menggunakan media iklan yang bersifat statis, sedangkan DOOH menggunakan media iklan bersifat dinamis.
Baik OOH dan DOOH sama-sama mampu memberikan Anda banyak manfaat. Terutama untuk perkembangan bisnis. Adapun beberapa di antara sekian banyak manfaat tersebut seperti:
- Meningkatkan citra profesional dan mewah pada bisnis.
- Meningkatkan brand awareness bisnis, setidaknya sampai pada tahap brand recall.
- Mendukung integrasi dengan teknologi canggih seperti Artificial Intelligence, Augmented Reality, Internet of Things, dan lain-lain.
- Membantu Anda mendapatkan jangkauan pemasaran yang luas dan tertarget.
- Mendorong konversi dari offline menjadi online.
Setelah mengetahui apa saja manfaat OOH dan DOOH untuk bisnis, beberapa dari Anda mungkin bertanya-tanya tentang kapan waktu terbaik menerapkan keduanya.
Baca Juga: Sewa Jasa Videotron Jakarta
Kapan waktu terbaik pasang videotron dan billboard? Jika Anda memiliki pertanyaan seperti di dalam benaknya, maka artikel ini akan menjadi jawaban untuk Anda.
Penasaran? Silakan simak baik-baik artikel ini ya!
1. Saat Peluncuran Produk atau Layanan Baru
Waktu terbaik pertama untuk memasang iklan di videotron atau billboard adalah ketika Anda ini meluncurkan produk atau layanan baru dari bisnis. Penggunaan videotron atau billboard tentu akan membantu Anda mendapatkan peningkatan kampanye iklan yang baik pada tahap awal.
Promosi produk atau layanan baru yang menggunakan iklan videotron atau billboard dengan desain yang menarik dan diletakkan di lokasi strategis tentu akan menjadikannya mudah diingat oleh audiens.
2. Menjelang Musim Liburan dan High Season
Waktu terbaik kedua untuk memasang iklan di videotron dan billboard adalah ketika menjelang musim liburan atau high season. Mengapa? Musim liburan pastinya identik dengan masyarakat yang ingin mendapatkan hiburan di luar rumah. Mereka akan menggunakan transportasi umum atau kendaraan pribadi melewati jalan-jalan yang biasa dilalui menuju tempat wisata atau pusat perbelanjaan.
Ketika Anda memasang iklan videotron atau billboard di lokasi seperti itu, tentunya iklan Anda mudah diingat oleh mereka. Bahkan, bukan tidak mungkin dari promosi tersebut, terdapat audiens yang mau melakukan transaksi bisnis baik itu secara online maupun datang langsung ke toko fisik bisnis Anda.
3. Ketika Mengadakan Promo atau Campaign Diskon Besar
Waktu terbaik untuk pasang videotron atau billboard yang ketiga adalah ketika bisnis Anda sedang mengadakan promo atau kampanye diskon besar-besaran. Strategi seperti ini umumnya dilakukan oleh banyak brand besar terlebih pada bulan-bulan tertentu.
Contoh saja seperti Ramayana, Indomaret, Alfamart, Carrefour, dan lain-lain yang mengadakan diskon spesial di bulan Ramadan, Kemerdekaan, Akhir Tahun, Awal Tahun, dan lain sebagainya. Strategi seperti ini biasanya digunakan untuk meningkatkan penjualan dan terkadang keuntungan jangka pendek.
4. Pada Periode Traffic Tinggi di Lokasi Strategis
Waktu terbaik untuk pasang videotron atau billboard berikutnya adalah pada saat lokasi strategis tertentu mendapatkan traffic yang tinggi. Contohnya sebuah stadion olahraga yang dalam waktu dekat akan dilaksanakan lomba lari di dalamnya.
Sebagai seorang pebisnis, Anda tentu tidak boleh melewatkan momen emas seperti ini. Anda harus mencari konteks iklan yang sekiranya relevan dengan situasi tersebut dan pastinya relevan dengan model bisnis Anda.
Apabila Anda adalah pebisnis sepatu olahraga, maka Anda bisa memasang iklan promosi sepatu di dekat stadion tersebut dengan memasang copy ads seperti ini: “Lari itu Gak Harus Cepat, Lari itu Butuh Kenyamanan”
5. Saat Brand Ingin Meningkatkan Brand Awareness Secara Cepat
Kelima adalah pada saat Anda ingin meningkatkan brand awareness secara cepat. Misal Anda ingin mendongkrak performa kampanye iklan yang sudah dijalankan sebelumnya agar lebih perform. Adanya diversifikasi iklan ini tentu akan membantu meningkatkan visibilitas bisnis Anda di mata audiens.
6. Ketika Mendukung Kampanye Digital Marketing
Waktu terbaik berikutnya untuk memasang videotron atau billboard adalah ketika Anda sedang menjalankan kampanye digital marketing. Integrasi antara media luar ruang dan media digital akan memperkuat pesan brand serta memperluas jangkauan audiens secara signifikan. Strategi ini membuat brand Anda hadir secara konsisten, baik di dunia offline maupun online.
Misalnya, Anda sedang menjalankan iklan berbayar di media sosial atau Google Ads, lalu memperkuatnya dengan kampanye Out-of-Home Advertising di lokasi strategis. Audiens yang sebelumnya melihat iklan Anda secara online akan lebih mudah mengingat brand ketika melihatnya kembali di dunia nyata. Efek repetisi inilah yang dapat mendorong peningkatan trust sekaligus konversi.
7. Saat Ekspansi ke Wilayah atau Pasar Baru
Waktu terbaik terakhir adalah ketika bisnis Anda melakukan ekspansi ke wilayah atau pasar baru. Memperkenalkan brand di area yang belum familiar membutuhkan strategi visibilitas yang kuat dan cepat. Videotron maupun billboard dapat menjadi langkah awal untuk membangun kehadiran brand secara masif.
Baca Juga: Jasa Billboard Jakarta Terbaik
Dengan penempatan media di titik-titik strategis, masyarakat setempat akan lebih cepat mengenal nama dan produk Anda. Terlebih jika pesan iklan disesuaikan dengan karakteristik demografi wilayah tersebut, potensi penerimaan pasar akan semakin besar dan proses penetrasi brand menjadi lebih efektif.
FAQ Seputar Konten
- Apa perbedaan utama antara OOH dan DOOH? Perbedaan utama terletak pada jenis media yang digunakan. OOH menggunakan media statis seperti billboard konvensional, sedangkan DOOH menggunakan media digital seperti videotron yang dapat menampilkan konten dinamis berupa video, animasi, hingga audio.
- Apakah bisnis skala kecil cocok menggunakan billboard atau videotron? Sangat cocok, selama strategi penempatan dan pesan iklannya tepat. Bahkan untuk bisnis lokal, penggunaan media Out-of-home advertising di titik strategis dapat membantu meningkatkan visibilitas secara cepat dibanding hanya mengandalkan promosi digital saja.
- Mana yang lebih efektif, videotron atau billboard? Efektivitasnya tergantung pada tujuan kampanye. Jika ingin membangun awareness dengan visual sederhana dan kuat, billboard sudah sangat optimal. Namun jika ingin menyampaikan pesan yang lebih interaktif dan dinamis, videotron bisa memberikan daya tarik yang lebih tinggi karena mampu menampilkan konten bergerak.
Kesimpulan
Inilah penjelasan sekaligus jawaban lengkap mengenai pertanyaan “Kapan Waktu Terbaik Pasang Videotron atau Billboard?” Secara garis besar, Anda tetap harus memikirkan relevansi penggunaan videotron atau billboard dengan kebutuhan bisnisnya.
Baca Juga: Harga Videotron dan Billboard Jakarta dan Makassar
Dapatkan penawaran harga videotron terbaik dan konsultasi strategi lokasi yang dipersonalisasi khusus untuk bisnis Anda. Hubungi Tim Rebound Ads sekarang dan wujudkan kampanye iklan yang berdampak nyata!