Artificial Intelligence (AI) semakin sering dibicarakan dalam dunia periklanan seiring berkembangnya teknologi digital. AI merupakan teknologi yang mampu mempelajari data untuk membantu sistem menghasilkan rekomendasi atau menjalankan tugas tertentu secara otomatis. Salah satu perkembangannya adalah Generative AI yang dapat membuat teks maupun visual berdasarkan instruksi pengguna. Kehadirannya membuat proses kerja di berbagai bidang menjadi lebih praktis, termasuk pada industri periklanan.
Di sisi lain, Out of Home (OOH) merupakan media promosi yang ditempatkan di ruang publik, seperti billboard, videotron, media transit, dan berbagai sarana lain yang dapat menjangkau masyarakat saat beraktivitas di luar rumah. Hingga sekarang, OOH masih menjadi bagian penting dalam strategi pemasaran karena mampu membangun visibilitas brand di lokasi dengan mobilitas tinggi.
Baca Juga: Manfaat Menggunakan Billboard Dibandingkan Media Iklan Lainnya
Perkembangan AI membuat industri OOH ikut beradaptasi dengan kebutuhan pemasaran yang semakin dinamis. Teknologi ini mulai dimanfaatkan dalam proses perencanaan dan pengelolaan kampanye, sehingga OOH tidak hanya mengandalkan kreativitas visual, tetapi juga didukung pemanfaatan teknologi sesuai kebutuhan brand. Hal tersebut menunjukkan bahwa AI mulai menjadi bagian dari perkembangan media luar ruang.
Lantas, bagaimana pengaruh AI dalam industri OOH? Simak penjelasannya pada artikel berikut.
Menjadikan Billboard atau Videotron Lebih Cerdas
AI memungkinkan billboard maupun videotron digital menyesuaikan materi iklan dengan kondisi di sekitarnya. Sistem dapat memanfaatkan informasi seperti cuaca, waktu, maupun kepadatan lalu lintas untuk menentukan konten yang akan ditampilkan.
Contohnya adalah promosi minuman dingin dapat muncul saat cuaca panas, sedangkan iklan minuman hangat ditayangkan ketika suhu menurun. Penyesuaian tersebut membuat materi iklan lebih sesuai dengan situasi yang sedang berlangsung sehingga pesan yang diterima audiens terasa lebih kontekstual dibandingkan menggunakan satu materi yang sama sepanjang hari.
Personalisasi Iklan Secara Real-Time
Selain menyesuaikan kondisi lingkungan, AI juga membantu memilih materi iklan berdasarkan karakteristik audiens pada lokasi tertentu.
Teknologi seperti computer vision dapat membaca pola audiens secara umum, misalnya rentang usia atau tingkat kepadatan pengunjung, tanpa harus mengidentifikasi identitas setiap orang. Informasi tersebut kemudian digunakan untuk menentukan materi promosi yang lebih sesuai.
Sebagai contoh, videotron di pusat perbelanjaan dapat lebih sering menampilkan promosi fesyen ketika area tersebut didominasi pengunjung yang mengunjungi tenant pakaian. Pendekatan ini membantu brand menyampaikan pesan yang lebih sesuai dengan karakter audiens pada waktu tertentu.
Baca Juga: Prinsip Psikologi Iklan yang Harus Diperhatikan Agar Billboard Anda Mudah Diingat!
Analisis Data Lebih Cepat dan Tepat
AI tidak hanya berperan saat iklan ditayangkan, melainkan juga ketika kampanye sedang dievaluasi. Berbagai data, seperti jumlah audiens yang melihat billboard, durasi perhatian, hingga waktu dengan tingkat paparan tertinggi, dapat diproses secara otomatis dalam waktu yang lebih singkat.
Hasil analisis tersebut membantu pengiklan memahami performa kampanye berdasarkan data yang terkumpul. Dari sana, penyesuaian terhadap jadwal tayang, materi promosi, maupun lokasi pemasangan dapat dilakukan dengan dasar yang lebih terukur.
Efisiensi Biaya Iklan Dapat Dilakukan
Pengelolaan kampanye OOH juga menjadi lebih efisien berkat dukungan AI. Berbagai proses, seperti pengaturan jadwal penayangan dan pergantian materi iklan, dapat dilakukan secara otomatis sesuai kondisi yang telah ditentukan sebelumnya.
Pada platform yang mendukung programmatic advertising, sistem bahkan dapat menentukan waktu penayangan berdasarkan data yang tersedia. Cara ini membantu penggunaan anggaran menjadi lebih efisien karena materi promosi ditampilkan pada momen yang lebih sesuai dengan target kampanye, sekaligus mengurangi kebutuhan pemantauan manual secara terus menerus.
Contoh Implementasi Nyata AI dalam Iklan OOH
Pemanfaatan AI dalam industri OOH kini semakin luas dan tidak lagi terbatas pada pengaturan materi iklan. Teknologi ini telah diterapkan pada berbagai proses, mulai dari perencanaan kampanye hingga pengelolaan penayangan di media digital. Penerapan tersebut membantu pengiklan mengambil keputusan berdasarkan data sehingga setiap kampanye dapat dijalankan secara lebih terukur.
- Automated Ad Targeting. Membantu menentukan lokasi, waktu, dan target penayangan iklan berdasarkan karakteristik audiens yang ingin dijangkau.
- Dynamic Creative Optimization (DCO). Teknologi yang secara otomatis merakit dan mengubah kombinasi elemen visual iklan (seperti teks, gambar, dan warna) secara real-time agar paling relevan dengan audiens atau kondisi saat itu.
- Computer Vision. Digunakan untuk membaca pola audiens secara umum, seperti jumlah pengunjung atau rentang usia, sebagai dasar penyesuaian strategi penayangan.
- Predictive Analytics. Membantu memperkirakan waktu maupun lokasi yang berpotensi memberikan hasil kampanye lebih optimal berdasarkan data historis.
- Programmatic Advertising. Memungkinkan pembelian serta pengaturan slot iklan digital dilakukan secara otomatis sesuai parameter kampanye yang telah ditentukan.
Apa Jadinya Generative AI Digunakan Sebagai Materi Iklan Langsung di Billboard atau Videotron?
Semakin banyak brand mulai memanfaatkan Generative AI untuk membuat konsep visual billboard maupun videotron. Teknologi ini mampu menghasilkan beberapa alternatif desain dalam waktu singkat sehingga proses eksplorasi materi iklan menjadi lebih efisien sebelum diproduksi.
Meski demikian, penggunaan hasil Generative AI sebagai materi utama masih memunculkan berbagai tanggapan dari publik. Kampanye liburan Coca-Cola pada 2024 menjadi salah satu contohnya. Walaupun visual yang dihasilkan terlihat rapi, sebagian audiens menilai iklan tersebut kurang memiliki kedalaman emosi yang selama ini identik dengan kampanye Coca-Cola.
Penerimaan terhadap materi iklan berbasis AI juga tidak bisa disamaratakan. Sebagian audiens lebih terbuka terhadap pemanfaatan teknologi ini, sedangkan sebagian lainnya masih lebih selektif dalam menerimanya. Terlepas dari perbedaan tersebut, berbagai generasi tetap memiliki kesamaan, yaitu lebih menyukai iklan yang terasa autentik, relevan, dan mampu mencerminkan karakter sebuah brand.
Gemini Image, ChatGPT Image, maupun teknologi Generative AI lainnya lebih tepat dimanfaatkan pada tahap eksplorasi ide dan penyusunan konsep awal. Sebagai contoh, AI dapat digunakan untuk menghasilkan beberapa alternatif visual billboard dengan gaya ilustrasi, komposisi, atau latar yang berbeda sebelum tim kreatif menentukan konsep terbaik.
Hasil tersebut kemudian disempurnakan kembali agar selaras dengan identitas brand, lokasi pemasangan, dan target audiens. Dengan pembagian peran seperti ini, AI dalam industri OOH berfungsi sebagai alat bantu yang mempercepat proses kreatif tanpa mengurangi nilai orisinalitas sebuah materi iklan.
Baca Juga: Jasa Pasang Iklan Billboard, Rebound Ads Solusi Terbaik untuk Brand Anda!
FAQ Seputar Konten
- Apakah semua billboard sudah menggunakan teknologi AI? Tidak. Teknologi AI umumnya diterapkan pada videotron atau media Digital Out of Home (DOOH) yang dapat mengubah konten secara dinamis berdasarkan data tertentu. Sementara itu, billboard konvensional tetap menjadi pilihan banyak brand, terutama untuk kampanye dengan durasi panjang atau kebutuhan eksposur di lokasi tertentu.
- Apakah penggunaan AI membuat biaya iklan OOH lebih murah? Tidak selalu. AI tidak mengubah tarif sewa billboard maupun videotron, tetapi membantu pengiklan mengurangi pemborosan anggaran melalui penjadwalan tayang, pemilihan target audiens, serta evaluasi kampanye yang lebih akurat.
- Apa manfaat utama AI untuk kampanye billboard atau videotron? AI membantu pengiklan mengambil keputusan berdasarkan data, misalnya menentukan waktu penayangan, menyesuaikan konten dengan kondisi tertentu, serta mengukur performa kampanye secara lebih cepat. Dengan begitu, strategi OOH dapat disusun berdasarkan hasil analisis, bukan sekadar asumsi.
Kesimpulan
AI membawa perubahan besar pada industri OOH, mulai dari pengelolaan kampanye hingga pengambilan keputusan berbasis data. Namun, kreativitas manusia tetap menjadi faktor utama agar iklan mampu membangun koneksi dengan audiens.
Hubungi Tim Rebound Ads, Jasa Sewa Billboard dan Videotron Tepercaya sekarang dan dapatkan konsultasi strategi iklan luar ruang yang dipersonalisasi untuk kebutuhan bisnis Anda!

