Di tengah padatnya aktivitas masyarakat di ruang publik, iklan OOH yang menarik perhatian perlu mampu menyampaikan pesan secara cepat dan mudah dipahami. Audiens biasanya hanya memiliki beberapa detik untuk melihat billboard atau videotron ketika sedang berkendara, berjalan kaki, maupun berada di area publik.
Karena itu, keberhasilan iklan Out of Home (OOH) tidak hanya ditentukan oleh ukuran media atau lokasi pemasangan. Konsep kreatif, visual, copywriting, hingga kemampuan iklan menciptakan respons dari audiens juga perlu diperhatikan.
Baca Juga: Apa itu GRP dalam Perencanaan Iklan OOH?
Lalu, bagaimana cara membuat iklan OOH yang mampu menarik perhatian sekaligus meningkatkan peluang audiens mengingat sebuah brand? Simak beberapa strategi berikut.

Apa yang Membuat Iklan OOH Menarik Perhatian?
Iklan OOH memiliki karakteristik berbeda dibandingkan media digital yang dapat dilihat berulang kali. Audiens tidak selalu memiliki kesempatan untuk membaca seluruh informasi yang ditampilkan.
Oleh karena itu, sebuah iklan OOH perlu memiliki pesan utama yang dapat dikenali dalam waktu singkat. Penggunaan visual yang kuat, headline yang sederhana, warna yang sesuai dengan identitas brand, serta komposisi yang tidak terlalu padat dapat membantu audiens memahami pesan dengan lebih cepat.
Selain itu, konsep iklan yang relevan dengan karakteristik lokasi juga dapat meningkatkan daya tarik sebuah campaign.
Strategi Membuat Iklan OOH yang Menarik Perhatian
Membuat iklan OOH bukan hanya tentang membuat desain yang terlihat bagus. Setiap elemen perlu memiliki tujuan agar pesan campaign dapat diterima secara efektif oleh audiens.
Berikut beberapa strategi yang dapat diterapkan oleh brand dan perusahaan.
1. Gunakan Visual yang Mudah Dikenali
Visual menjadi salah satu elemen pertama yang ditangkap audiens ketika melihat iklan OOH. Gunakan gambar atau elemen visual utama yang dapat langsung menggambarkan produk, layanan, atau pesan campaign.
Hindari penggunaan terlalu banyak objek dalam satu desain karena dapat membuat perhatian audiens terpecah. Satu visual utama yang kuat sering kali lebih efektif dibandingkan banyak elemen yang saling bersaing.
Konsistensi warna, logo, dan elemen identitas brand juga membantu audiens mengenali iklan meskipun hanya melihatnya dalam waktu singkat.
Baca Juga: 5 Tips Desain Billboard yang Menarik Perhatian Audiens
2. Buat Headline yang Singkat dan Kuat
Headline menjadi bagian penting dalam strategi iklan OOH karena audiens tidak selalu memiliki waktu untuk membaca paragraf panjang.
Gunakan kalimat yang singkat, relevan, dan mudah dipahami. Pesan utama sebaiknya langsung menunjukkan manfaat produk, penawaran, atau ide utama yang ingin dikomunikasikan.
Misalnya, daripada menampilkan penjelasan produk yang panjang, brand dapat menggunakan satu kalimat utama yang mampu membangun rasa penasaran atau mengomunikasikan keunggulan produk secara langsung.
Semakin sederhana pesan yang disampaikan, semakin mudah audiens menangkap inti komunikasi iklan.
3. Sesuaikan Desain dengan Lokasi Media
Lokasi menjadi bagian penting dalam perencanaan iklan OOH. Billboard yang berada di jalan dengan kecepatan kendaraan tinggi memiliki kebutuhan komunikasi yang berbeda dengan videotron di area pusat perbelanjaan atau ruang publik.
Perhatikan jarak pandang, arah kendaraan, kondisi pencahayaan, lingkungan sekitar, serta karakteristik audiens yang berada di lokasi tersebut.
Desain yang efektif perlu dibuat berdasarkan kondisi nyata di lapangan sehingga visual tetap terlihat jelas dan pesan dapat diterima dengan baik.
4. Ciptakan Konsep yang Memicu Respons Audiens
Iklan OOH yang menarik tidak selalu berhenti pada perhatian. Campaign yang kreatif dapat mendorong audiens untuk melakukan sesuatu, seperti memotret, membagikan konten, mengunjungi website, atau membicarakan campaign tersebut di media sosial.
Brand dapat memanfaatkan elemen interaktif, visual yang unik, permainan kata, momentum tertentu, atau konsep yang memiliki hubungan dengan lingkungan sekitar.
Untuk media digital seperti videotron, peluang tersebut dapat dikembangkan melalui konten dinamis, QR code, maupun konsep interaktif yang menghubungkan pengalaman offline dengan kanal digital.
Baca Juga: Efek Penggunaan Videotron untuk Brand Kecil
5. Berikan Satu Fokus Utama pada Iklan
Salah satu kesalahan yang sering terjadi dalam pembuatan iklan OOH adalah memasukkan terlalu banyak informasi dalam satu media.
Logo, produk, headline, harga, promo, alamat, nomor telepon, website, media sosial, dan berbagai informasi lainnya dapat membuat desain terlihat penuh.
Tentukan satu tujuan utama campaign. Setelah itu, pilih elemen yang benar-benar mendukung tujuan tersebut.
Jika tujuan utama adalah meningkatkan brand awareness, prioritaskan identitas dan pesan brand. Jika campaign bertujuan mendorong penjualan, buat penawaran dan CTA lebih mudah terlihat.
6. Gunakan CTA yang Mudah Dipahami
Call to Action atau CTA membantu mengarahkan audiens setelah melihat iklan. CTA tidak harus panjang. Kalimat sederhana seperti “Kunjungi Sekarang”, “Scan untuk Info”, atau “Coba Sekarang” dapat digunakan sesuai dengan tujuan campaign.
Untuk campaign B2B, CTA juga dapat diarahkan pada tindakan yang lebih spesifik, seperti mengunjungi website, menghubungi sales, melakukan inquiry, atau meminta informasi lebih lanjut.
Baca Juga: Apa Itu DOOH dan Apa Keuntungannya untuk Brand?
Mengapa Kreativitas Penting dalam Campaign OOH?
Persaingan perhatian di ruang publik semakin tinggi. Audiens tidak hanya melihat satu iklan, tetapi juga berbagai billboard, videotron, signage, kendaraan, toko, dan informasi visual lainnya.
Kreativitas membantu sebuah campaign memiliki pembeda. Konsep yang relevan dengan lokasi, momentum, maupun kebiasaan audiens dapat menciptakan pengalaman yang lebih mudah diingat.
Bagi brand, hal ini dapat menjadi peluang untuk memperluas dampak campaign. Iklan yang menarik perhatian di ruang publik berpotensi mendapatkan eksposur tambahan ketika audiens memotret dan membagikannya melalui media sosial.
Dengan demikian, OOH dapat berfungsi bukan hanya sebagai media komunikasi satu arah, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pemasaran yang terintegrasi.
FAQ Seputar Iklan OOH yang Menarik Perhatian
- Apa yang membuat iklan OOH menarik perhatian?
Iklan OOH yang menarik biasanya memiliki visual yang kuat, headline singkat, identitas brand yang jelas, serta pesan yang mudah dipahami dalam waktu singkat. - Apakah desain sederhana lebih efektif untuk iklan OOH?
Tidak selalu. Desain dapat dibuat kreatif dan kompleks selama memiliki hierarki visual yang jelas dan audiens tetap dapat menangkap pesan utama dengan cepat. - Apakah lokasi memengaruhi desain iklan OOH?
Ya. Kecepatan kendaraan, jarak pandang, pencahayaan, arah media, serta kondisi lingkungan sekitar perlu dipertimbangkan ketika membuat desain. - Bagaimana membuat iklan OOH agar dibagikan ke media sosial?
Gunakan konsep yang unik, relevan, atau interaktif sehingga audiens memiliki alasan untuk memotret dan membagikan pengalaman mereka. QR code dan integrasi digital juga dapat menjadi bagian dari konsep campaign.
Kesimpulan
Membuat iklan OOH yang menarik perhatian membutuhkan kombinasi antara kreativitas, visual yang kuat, pesan yang sederhana, pemilihan lokasi, serta CTA yang jelas. Brand tidak hanya perlu memikirkan bagaimana iklan terlihat, tetapi juga bagaimana audiens menerima dan merespons pesan tersebut.
Konsep OOH yang tepat dapat membantu brand membangun awareness, menciptakan pengalaman yang lebih berkesan, hingga membuka peluang interaksi antara media offline dan digital.
Ingin campaign OOH Anda menjangkau audiens lebih luas? Konsultasikan konsep campaign Anda bersama Rebound Ads. Rebound Ads siap membantu brand dan perusahaan merencanakan strategi iklan luar ruang melalui pilihan media billboard dan videotron yang sesuai dengan kebutuhan campaign.

