Rebound Ads
Apa itu Reklame? Ini Dia Ciri-ciri, Fungsi, Tujuan & Contohnya

Apa itu Reklame? Ini Dia Ciri-ciri, Fungsi, Tujuan & Contohnya

19 Feb 2026

Dalam kehidupan sehari-hari, kita hampir tidak pernah lepas dari berbagai macam iklan yang tersebar di sekitar kita. Saat berjalan, kita sering melihat papan besar dengan gambar dan tulisan mencolok. Ketika berada di pusat perbelanjaan ataupun persimpangan jalan, layar digital menampilkan iklan yang berganti-ganti.

Apa tujuan semua iklan tersebut? Tentu saja, brand ingin menyampaikan sebuah pesan kepada masyarakat dengan cara yang cepat dan efektif. Di tengah persaingan bisnis yang semakin ketat, penyampaian informasi tidak lagi cukup dilakukan secara biasa.

Dibutuhkan cara yang kreatif, menarik, dan mampu memikat perhatian hanya dalam hitungan detik. Media promosi pun berkembang menjadi lebih variatif, baik dalam bentuk cetak maupun digital. Tidak hanya digunakan untuk kepentingan komersial, media ini juga dimanfaatkan untuk kampanye sosial, pendidikan, hingga pengumuman layanan masyarakat.

Baca juga: Media Iklan Online dan Media Iklan Offline

Salah satu bentuk media promosi yang paling umum dan mudah ditemui adalah reklame. Untuk memahami perannya secara lebih mendalam, penting bagi kita mengetahui apa itu reklame, ciri-ciri, jenis, serta fungsi reklame dalam kehidupan masyarakat.

Apa itu Reklame?

Banyak orang sering melihat papan promosi besar di pinggir jalan, tetapi belum paham tentang apa itu reklame. Menurut KBBI, reklame yakni mempublikasikan suatu produk dengan kata-kata dan gambar yang menarik. Secara umum, dapat diartikan sebagai media promosi yang mengutamakan visual dan teks singkat agar cepat dipahami.

Apakah reklame sama dengan iklan? Biasanya, iklan memuat penjelasan yang detail terhadap suatu produk, sedangkan reklame lebih ringkas karena terbatas ruang. Oleh sebab itu, desain yang mencolok dan pemilihan kata yang tepat menjadi kunci utama dalam penyampaian pesan melalui reklame.

Ciri-ciri Reklame

Untuk dapat memahami lebih dalam apa itu reklame dan membedakan dari bentuk lainnya, mari kita lihat karakteristik utamanya berikut ini:

1. Menggunakan Gambar yang Menarik

Salah satu ciri paling menonjol dari reklame adalah penggunaan visual berukuran besar dan bersifat eye-catching. Ilustrasi biasanya lebih dominan dibandingkan teks agar mampu menarik perhatian dalam waktu singkat. Warna yang digunakan cenderung kontras dan mencolok, serta menampilkan simbol atau elemen visual yang sesuai dengan karakter produk atau layanan yang ditawarkan.

2. Kalimat Singkat, Jelas, dan Mudah Dipahami

Dalam praktiknya, apa itu reklame identik dengan penggunaan teks yang ringkas dan langsung pada inti pesan. Karena sering ditempatkan di pinggir jalan atau area ramai, tulisan yang terlalu panjang akan sulit dibaca secara cepat. Oleh sebab itu, pesan dalam reklame harus sederhana, jelas, dan mudah dimengerti dalam sekali lihat.

3. Informasi yang Jujur

Pernahkah Anda melihat iklan yang menawarkan janji yang begitu heboh, sampai terkesan tidak masuk akal? Berbeda dengan iklan tersebut, reklame harus berupa informasi yang jujur. Konsep reklame memang tetap menawarkan, tetapi dasarnya adalah memberikan ilmu atau informasi agar audiens dapat percaya dan membeli produk Anda.

4. Dilakukan Berulang-Ulang

Umumnya, reklame terpasang dalam jangka waktu yang lama agar masyarakat ingat dan tertarik dengan produk yang ditawarkan. Memasang reklame dalam waktu sebentar hanya akan memboroskan biaya marketing karena hasil yang tidak maksimal.

Fungsi Reklame

Tentu saja, reklame yang ada di berbagai persimpangan jalan tidak hadir tanpa tujuan. Ketika seseorang sering melihat reklame di lokasi yang sama, pesan yang disampaikan akan lebih mudah diingat.

Dari informasi tersebut, masyarakat dapat mempertimbangkan dan menentukan pilihan secara lebih yakin terhadap produk atau layanan yang ditawarkan.

Baca juga: Reklame sebagai Media Memperindah Tata Kota

Secara umum, reklame memiliki beberapa fungsi sebagai berikut:

  • Membangun citra positif. Hal ini akan membuat produk semakin dipercaya oleh masyarakat.
  • Menyampaikan informasi kepada publik. Contoh, pengenalan produk baru ataupun penyebaran pesan umum seperti kampanye dan informasi pemilu.
  • Menjadi sarana komunikasi. Reklame digunakan untuk komunikasi pelaku usaha dengan target pasar mereka.
  • Mendorong masyarakat untuk bertindak. Contoh, masyarakat jadi ingin menggunakan layanan tertentu setelah melihat reklame.
  • Meningkatkan kesadaran publik. Biasanya ada pada reklame yang dibuat oleh pemerintah seperti bahaya narkoba atau pentingnya menjaga kesehatan.

Tujuan Reklame

Setelah paham tentang apa itu reklame dan fungsinya, kita perlu paham dengan tujuan penggunaan reklame. Berdasarkan tujuannya, terdapat dua jenis reklame yaitu sebagai berikut.

1. Reklame Komersial

Tujuan reklame jenis ini berkaitan erat dengan promosi suatu produk dan layanan. Informasi yang terdapat dalam reklame komersial sering menggunakan kata-kata singkat, jelas, dan kurang detail. Kalimat yang digunakan juga berbentuk ajakan agar membuat orang tertarik dengan produk yang ditawarkan.

Maka dari itu, brand biasanya berlomba untuk membuat kata-kata semenarik mungkin agar target pasar mereka memiliki keinginan untuk mencoba produk atau layanan. Semakin menarik dan unik, pesan semakin lebih bisa diingat oleh masyarakat luas.

2. Reklame Non-Komersial

Pernah melihat reklame pemerintah yang berisi program-program, seperti anti-narkoba atau keluarga berencana? Jika pernah, itulah yang disebut dengan reklame non-komersial.

Baca juga: Reklame Komersial dan Non Komersial: Apa Bedanya & Contohnya

Reklame jenis ini sering digunakan untuk lembaga non-komersil seperti instansi pemerintah dan sekolah-sekolah. Tujuannya bukan untuk memasarkan suatu produk, tetapi mengajak masyarakat untuk berpartisipasi dalam program mereka. Bahasa yang digunakan pun lebih meyakinkan, singkat, dan jelas.

Contoh dan Jenis Reklame

Contoh reklame pun beragam tergantung dengan jenis-jenisnya. Apa saja contoh reklame yang biasa kita temui? Mari kita bahas bersama!

1. Berdasarkan Sifatnya

Membahas tentang apa itu reklame, kita dapat melihat dari sisi sifat konten yang ditampilkan. Berikut adalah jenis konten berdasarkan sifatnya:

  • Penerangan

Jenis ini berfokus pada penyampaian informasi yang jelas dan objektif tanpa unsur bujukan berlebihan. Bahasa yang digunakan lugas serta tidak menimbulkan makna ganda.Contohnya seperti pada jadwal imunisasi atau pemeriksaan di puskesmas.

  • Peringatan

Reklame ini memuat pesan yang bertujuan mengingatkan atau memperingatkan masyarakat terhadap hal penting. Biasanya dilengkapi simbol atau ilustrasi pendukung agar lebih mudah dipahami.Reklame jenis ini sering kita lihat pada lokasi rawan kecelakaan seperti rambu “kurangi kecepatan” atau “hati-hati”

  • Ajakan

Jenis ini mengandung unsur persuasif untuk mendorong masyarakat melakukan tindakan tertentu. Kata-kata yang digunakan cenderung menarik dan memotivasi.Contohnya, ketika melihat reklame berisi ajak untuk donor darah.

2. Berdasarkan Tempat Pemasangannya

Kalau membahas apa itu reklame berdasarkan tempat pemasangannya, ada dua kategori utama yang perlu diketahui, yaitu indoor dan outdoor.

  • Indoor

Reklame indoor adalah reklame yang dipasang di dalam ruangan. Material yang digunakan biasanya tidak dirancang untuk menghadapi cuaca luar, sehingga kurang tahan jika ditempatkan di luar ruangan.Jenis ini biasanya ada di pusat perbelanjaan, lobi hotel, ataupun mal.

  • Outdoor

Berbeda dengan indoor, reklame outdoor biasa ditemukan di pinggir jalan atau area terbuka. Materialnya dirancang khusus agar tahan terhadap panas matahari maupun hujan, sehingga tetap awet dalam jangka panjang. Ukurannya pun cenderung lebih besar agar tulisan dan gambar tetap terlihat jelas dari kejauhan. Contohnya meliputi spanduk, baliho, dan papan iklan.

3. Berdasarkan Medianya

Apakah Anda mengira reklame hanya dapat menggunakan gambar statis? Anda salah besar, kecanggihan teknologi memberikan banyak pilihan bagi pengguna reklame untuk berkreasi agar konten lebih menarik. Berikut adalah apa itu reklame berdasarkan medianya :

  • Audio

Reklame jenis ini menyampaikan pesan lewat suara. Contoh yang paling umum adalah iklan di radio.

  • Visual

Reklame ini mengandalkan elemen visual seperti tulisan dan gambar. Contohnya adalah baliho yang terpasang di pinggir jalan.

  • Audio Visual

Reklame audio visual menggabungkan suara sekaligus gambar dalam satu penyampaian. Contoh yang paling mudah dikenali adalah iklan di YouTube atau televisi.

FAQ Seputar Konten

  • Apa perbedaan utama antara reklame dan iklan? Perbedaan utama antara reklame dan iklan terletak pada kedalaman informasi yang disampaikan. Iklan biasanya memuat penjelasan yang lebih detail mengenai produk atau layanan, sedangkan reklame menyajikan pesan yang lebih ringkas, padat, dan langsung pada inti karena keterbatasan ruang. Oleh karena itu, reklame lebih mengandalkan kekuatan visual dan pemilihan kata yang singkat namun kuat agar mudah dipahami dalam sekali lihat.
  • Mengapa reklame harus menggunakan desain yang mencolok dan kalimat yang singkat? Karena reklame sering ditempatkan di area ramai seperti pinggir jalan atau persimpangan, audiens hanya memiliki waktu beberapa detik untuk melihat dan memahami pesannya. Desain yang mencolok dengan warna kontras serta kalimat yang singkat dan jelas membantu menarik perhatian sekaligus memastikan pesan dapat dipahami dengan cepat tanpa membingungkan pembaca.
  • Apakah reklame hanya digunakan untuk kepentingan komersial? Tidak. Reklame tidak hanya digunakan untuk promosi produk atau layanan (komersial), tetapi juga untuk kepentingan non-komersial seperti kampanye sosial, program pemerintah, pendidikan, hingga layanan masyarakat. Contohnya adalah reklame tentang bahaya narkoba, ajakan donor darah, atau informasi pemilu yang bertujuan meningkatkan kesadaran publik, bukan untuk menjual produk.

Kesimpulan

Reklame adalah media promosi yang memanfaatkan visual dan teks singkat untuk menyampaikan pesan secara cepat dan efektif kepada masyarakat luas. Dengan beragam jenis dan media penyampaiannya, reklame menjadi salah satu alat komunikasi pemasaran yang paling mudah ditemui dalam kehidupan sehari-hari.

Wujudkan kampanye OOH dan DOOH yang tepat sasaran dengan lokasi strategis! Konsultasikan strategi penempatan iklan luar ruang Anda bersama Tim Rebound Ads dan raih maksimalkan jangkauan audiens Anda. Hubungi Kami Sekarang!