Memilih lokasi billboard tidak hanya berkaitan dengan seberapa ramai sebuah jalan atau seberapa besar ukuran media yang tersedia. Lokasi yang tepat perlu disesuaikan dengan karakteristik target audience agar pesan iklan dapat menjangkau orang yang sesuai dengan tujuan campaign.
Setiap kelompok audiens memiliki kebiasaan mobilitas dan aktivitas yang berbeda. Karena itu, lokasi billboard yang ramai belum tentu menjadi pilihan terbaik apabila tidak sesuai dengan target audience yang ingin dijangkau.
Baca Juga: Pola Lalu Lintas Memengaruhi Efektivitas Iklan OOH
Dalam perencanaan Out of Home (OOH), pemahaman terhadap target audience dapat membantu brand menentukan lokasi yang lebih relevan. Faktor seperti aktivitas harian, area yang sering dikunjungi, waktu perjalanan, hingga karakter lingkungan dapat menjadi pertimbangan sebelum memilih lokasi billboard.
Lalu, bagaimana cara menentukan lokasi billboard berdasarkan target audience?
Simak penjelasannya berikut ini.
Mengapa Target Audience Penting dalam Pemilihan Lokasi Billboard?
Billboard memberikan kesempatan bagi brand untuk menyampaikan pesan kepada audiens ketika mereka sedang berada di ruang publik. Namun, tidak semua orang yang melihat billboard merupakan target dari sebuah campaign.
Lokasi billboard yang sesuai dengan target audience dapat membantu brand mendapatkan exposure yang lebih relevan. Misalnya, campaign yang menyasar pekerja kantoran dapat mempertimbangkan lokasi yang berada di sekitar kawasan perkantoran atau jalur yang banyak digunakan untuk perjalanan menuju tempat kerja.
Dengan memahami karakteristik audiens, pemilihan lokasi dapat dilakukan berdasarkan kebutuhan campaign, bukan hanya berdasarkan tingkat keramaian.
Faktor yang Perlu Diperhatikan dalam Menentukan Lokasi Billboard
Ada beberapa faktor yang dapat digunakan untuk menyesuaikan lokasi billboard dengan target audience.
Memahami Karakteristik Target Audience
Langkah pertama adalah mengetahui siapa audiens yang ingin dijangkau. Informasi seperti usia, pekerjaan, gaya hidup, kebutuhan, dan aktivitas sehari-hari dapat membantu memberikan gambaran mengenai lokasi yang relevan.
Target audience yang berbeda dapat memiliki pola perjalanan yang berbeda pula. Oleh karena itu, pemilihan lokasi sebaiknya mengikuti kebiasaan audiens yang menjadi sasaran campaign.
Baca Juga: Cara Menyesuaikan Pesan Iklan Billboard
Mempelajari Pola Mobilitas Audiens
Setelah mengetahui karakteristik target audience, perhatikan bagaimana mereka bergerak dari satu lokasi ke lokasi lainnya.
Jalur menuju kawasan perkantoran, pusat bisnis, area pendidikan, pusat perbelanjaan, maupun kawasan hunian dapat memiliki karakter traffic yang berbeda. Informasi tersebut dapat membantu menentukan lokasi yang memiliki kemungkinan lebih besar untuk dilewati oleh target audience.
Memperhatikan Traffic di Sekitar Lokasi
Jumlah kendaraan atau orang yang melintas menjadi salah satu faktor penting dalam pemilihan billboard. Namun, traffic yang tinggi sebaiknya tidak menjadi satu-satunya pertimbangan.
Brand juga perlu melihat siapa yang berada di dalam traffic tersebut. Jalan yang ramai tetapi didominasi oleh audiens yang tidak sesuai dengan target campaign belum tentu memberikan exposure yang relevan.
Mempertimbangkan Waktu Perjalanan
Pola perjalanan audiens dapat berubah berdasarkan waktu. Jalur tertentu mungkin ramai pada pagi hari karena aktivitas menuju tempat kerja, sementara lokasi lainnya lebih aktif pada sore atau malam hari.
Memahami waktu ketika target audience paling banyak berada di suatu area dapat membantu brand menentukan lokasi dan strategi campaign yang lebih sesuai.
Memperhatikan Lingkungan Sekitar Billboard
Lingkungan di sekitar media juga dapat memengaruhi relevansi sebuah lokasi. Area komersial, perkantoran, pusat hiburan, kawasan hunian, dan pusat transportasi memiliki karakter audiens yang berbeda.
Brand dapat mempertimbangkan apakah lingkungan tersebut memiliki hubungan dengan produk, layanan, atau pesan yang ingin disampaikan.
Cara Menyesuaikan Lokasi Billboard dengan Target Audience
Setelah karakteristik audiens dan lokasi diketahui, proses pemilihannya dapat dilakukan dengan beberapa pendekatan berikut.
1. Sesuaikan lokasi dengan aktivitas audiens. Pilih area yang sering dikunjungi atau dilewati oleh target audience dalam aktivitas sehari-hari.
2. Perhatikan karakter traffic. Jangan hanya melihat jumlah traffic, tetapi juga karakter orang yang melintas di lokasi tersebut.
3. Pertimbangkan visibility media. Pastikan billboard dapat terlihat dengan jelas dari arah lalu lintas yang menjadi sasaran.
4. Perhatikan durasi perjalanan. Jalur dengan waktu perjalanan yang memungkinkan audiens melihat media lebih lama dapat menjadi pertimbangan.
5. Hubungkan lokasi dengan tujuan campaign. Campaign awareness, peluncuran produk, maupun promosi dapat membutuhkan karakter lokasi yang berbeda.
Baca Juga: Prinsip Psikologi Iklan dalam Billboard
Apakah Lokasi Billboard yang Ramai Selalu Lebih Baik?
Belum tentu. Tingginya traffic memang dapat memberikan peluang exposure yang besar, tetapi efektivitas lokasi tetap bergantung pada kesesuaiannya dengan target audience.
Sebuah lokasi dengan traffic lebih rendah tetapi memiliki audiens yang sangat relevan dapat menjadi pilihan yang lebih sesuai dibandingkan lokasi dengan traffic tinggi namun tidak memiliki hubungan dengan target campaign.
Karena itu, pemilihan lokasi billboard sebaiknya mempertimbangkan kualitas exposure, bukan hanya jumlah orang yang melihat media.
FAQ Seputar Lokasi Billboard
- Apa faktor utama dalam menentukan lokasi billboard? Faktor utama yang dapat dipertimbangkan meliputi target audience, pola mobilitas, traffic, visibility, waktu perjalanan, dan karakter lingkungan sekitar media.
2. Apakah billboard di jalan yang ramai selalu lebih efektif? Tidak selalu. Traffic tinggi perlu dilihat bersama karakter audiens yang melintas agar exposure yang diperoleh tetap relevan dengan tujuan campaign.
3. Bagaimana mengetahui lokasi yang sesuai dengan target audience? Brand dapat mempelajari karakteristik target audience, aktivitas sehari-hari, pola perjalanan, area yang sering dikunjungi, serta kondisi traffic pada lokasi yang dipertimbangkan.
4. Apakah waktu juga memengaruhi pemilihan lokasi billboard? Ya. Aktivitas dan kepadatan traffic dapat berubah berdasarkan waktu sehingga pola perjalanan target audience dapat menjadi pertimbangan dalam menentukan lokasi.
Kesimpulan
Menentukan lokasi billboard yang tepat perlu dilakukan dengan memahami siapa target audience yang ingin dijangkau. Traffic, pola mobilitas, waktu perjalanan, visibility, dan karakter lingkungan menjadi beberapa faktor yang dapat membantu brand menemukan lokasi yang lebih relevan.
Lokasi yang tepat bukan hanya lokasi yang ramai, tetapi lokasi yang memiliki kesesuaian antara media, lingkungan, dan target audience.

